Merindu Samosir……..


Samosir Island
Samosir Island

Sejak pindah kembali ke Medan entah sudah beberapa kali saya menghabiskan liburan pendek ke pulau kecil yang terletak di tengah-tengah Danau Toba. Pulau kecil yang sebenarnya bisa di datangi melalui jalan darat dari arah Berastagi dengan melewati pemandangan luar biasa cantik. Seperti kali ini, saya yang merindukan sebuah perjalanan singkat mulai berpikir untuk kembali mengunjungi si pulau cantik ini.

Samosir namanya. Pulau yang terkenal dengan peninggalan-peninggalan kuno berupa kuburan-kuburan tua yang terbuat dari batu, kain ulos yang merupakan hasil kerajinan tangan traditional milik suku Batak dan masih banyak lagi. Ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan ketika mengunjungi pulau Samosir. Mulai dari wisata budaya sampai kegiatan leyeh-leyeh yang sangatlah pas dilakukan di tepi danau sambil memandangi bukit barisan dan ratusan burung berwarna putih hilir mudik diatas danau.

Dari begitu banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Samosir, saya sangat merekomendasikan beberapa dibawah ini πŸ™‚

01. Wisata Budaya

20130104-234822

Tidaklah pas jika mengunjungi pulau Samosir tanpa mendatangi makam-makam tua sambil mendengarkan ceritanya yang luar biasa. Makam yang paling populer disana adalah makam raja Sidabutar di Tomok. Menurut cerita dari tour guide, Raja Sidabutar adalah orang pertama yang bermukim di Tomok, Gunung Pusuk Buhit.

Tempat lain yang juga sangat bersejarah adalah Kampung Ambarita. Saya pernah memposting tentang kampung Ambarita disini, tetapi untuk singkatnya, kampung Ambarita adalah sebuah tempat dimana terletakΒ Β satu situs megalitikum berupa seperangkat kursi dan meja batu yang dulunya digunakan sebagai tempat untuk berunding menentukan hukuman. Beberapa orang masih mengatakan kalau tempat ini sedikit β€œmenyeramkan”

Kursi dan meja pengadilan
Kursi dan meja pengadilan
Rumah Adat Batak di desa
Rumah Adat Batak di desa

Di dalam kompleks situs batu Sialagan atau Ambarita ini terdapat rumah adat Batak, kalau gak salah jumlahnya ada 8 dan masih digunakan sampai saat ini. Beberapa kali saya datang kesini pasti deh selalu nemu bocah-bocah yang tinggal di rumah tersebut. Rata-rata masih keturunan raja-raja Batak sih. Tempat ini menjadi sangat terkenal karena cerita tentang bagaimana perlakuan raja untuk para penjahat yang mereka adili. Penjahat yang terbukti melakukan kejahatan akan di hukum pancung dan tubuhnya akan dimakan oleh raja dan pengikutnya. Untuk lebih jelasnya bisa klik link yang saya berikan.

me and friends
me and friends
me and friends
me and friends

02. Ecowisata Samosir

Saat ini jenis wisata yang sedang rame-ramenya dibahas adalah Ecowisata. Ecowisata menarik banyak wisatawan yang perduli dengan lingkungan dan tentunya ingin deket dengan warga lokal.

Ekowisata adalah salah satu konsep berwisata yang mementingkan prinsip-prinsip konservasi. Bahkan mereka menjual program-program perjalanan dengan menggunakan strategi konservasi. Dengan mengikuti program perjalanan seperti ini, maka kita membantu lingkungan kita untuk bertahan dan keaslian ekosistem juga terjaga. Bahkan dengan berekowisata sebenarnya pelestarian alam bisa koq di tingkatkan kualitasnya. Orang yang biasa mengikuti wisata ini biasanya di panggil Eco-Traveler :). Well nama gak penting la ya, yang penting gimana kita bisa bersenang-senang tapi juga gak pengen dong ngerusak-ngerusakin bumi ini hehe.

Samosir tentu saja gak ketinggalan untuk mempunyai wisata yang ramah lingkungan ini. Sebenarnya kalo ada yang penasaran Ecowisata itu ngapain aja sih? sebenarnya lumayan banyak kegiatan juga sih seperti bersih-bersih danau, seperti yang kita tahu Danau Toba lumayan kotor juga karena enceng gondok, kotoran dari rumah dll. Ikutan program ini kita berarti berpartisipasi menjadi volunteer membersihkan danau, menanam pohon, mengajar di sekolahan lokal dll. Pokoknya segala jenis wisata hijau yang gak merusak bumi πŸ™‚ .

Untuk mengikuti program ekotour di Samosir ada banyak koq macemnya, bisa langsung konntakhttp://www.ecovillagesamosir.blogspot.com

Anak-anak Samosir setelah pulang sekolah
Anak-anak Samosir setelah pulang sekolah

03. Wisata Kuliner

Ice cream
Ice cream

Wisata kuliner di Samosir menurut saya cukup menyenangkan. Danau menyediakan banyak sekali ikan dan tanah yang subur menyediakan sayur-sayuran segar. Saya paling suka makan ikan bakar/goreng nila, mas atau mujaer dengan sayuran khas dari tanah Batak seperti daun ubi tumbuk dan sambal tuk-tuk yang terbuat dari andaliman. Andaliman adalah merica Batak yang rasanya sungguhlah pedas.

Tidak hanya makanan traditional, disana tetapi juga tersedia warung pizza yang enak, home made ice cream, salad dan masih banyak lagi. Rumah makan yang saya rekomendasikan antara lain Roland Restoran, Tabo restoran, Pizza Rumba, Rumah makan Elios, Rumah makan Sekapur Sirih dan Marcopolo.

04. Mengelilingi Pulau Samosir

foto was taken by Matt
foto was taken by Matt

Ini adalah kegiatan yang saya suka jika mengunjungi Samosir. Pulau ini tidaklah terlalu besar tapi memiliki pemandangan yang sungguh mempesona. Bolehlah kalau saya bilang setiap kedipan mata ada kejutan. Danau yang biru, hutan pinus, desa kecil, sekelompok anak-anak dengan kerbau yang harus mereka jaga sepulang sekolah, pesta adat, pasar traditional sampai mencoba mangga udang yang berukuran kecil di pinggir jalan.

05. Berenang, Sepeda, Berkemah dan tentu saja Β Leyeh-Leyeh

Ini kegiatan yang selalu saya habiskan ketika di pulau. Kegiatan lain yang sangat menyenangkan adalah do nothing alias bermalas-malasan di pinggir danau. Saya biasa bangun siang, sarapan di hotel dengan kopi Sidikalang yang berbau semerbak tanpa gula, semangkuk salad buah/french toast dilanjutkan dengan berenang di danau, membaca buku, nonton dvd atau hanya bengong di pinggir danau melihat ratusan (mungkin ribuan) burung berwarna putih terbang hilir mudik diatas danau.

05. Geocaching

GeocachingΒ itu mirip kayak treasure hunt tp lebih dari treasure hunt. Dalam process pencarian harta karun nya, peserta harus menggunakan GPS or any other devices yang bisa kasih tahu jalan or coordinate sebuah lokasi. Di Samosir saya sudah mencoba permainan ini. Keluar masuk kebun masyarakat (minta ijinlah pastinya), membaca peta demi sebuah “harta karun” yang menarik. Sungguh permainan ini menyenangkan sekali πŸ™‚ .

Setelah semua tempat menarik yang sudah saya beberkan, pasti dong penasaran gimana caranya menuju Samosir. Untuk yang tinggal di luar Sumut, tentu saja harus naik pesawat ya kan πŸ™‚ . Pesawat dari kota tujuan kalian menuju Medan atau tepatnya sekarang Bandara Kuala Namo yang terletak di Lubuk Pakam bisa di cari melalui skyscanner.co.id. Untuk yang belum mengetahui apaan sih skyscanner ini. Ok, mari saya bocorkan sedikit rahasia (halah), skyscanner adalah aplikasi yang bisa kalian download di IOs atau Android atau bisa di cek langsung di webnya untuk mencari tiket paling murah. Sekarang udah gak zaman lagi dong, buka-buka banyak website penerbangan hanya buat banding-bandingin harga. Kita cukup klik skyscanner trus cari deh penerbangan yang di pengenin. Entar web pinter ini bakalan nyari tiket termurah sampai termahal, kita tinggal pilih yang kita mau. O,ya web ini bukan web penjual tiket tapi web pencari tiket murah. Super cihuy deh.

Skyscanner
Skyscanner

Nah dari Bandara Kuala Namu ke Danau Toba ada cara yang gampang banget yaitu dengan naik travel aja seharga Rp 75.000. Ada 3 pilihan travel yang biasa saya pakai dibawah ini jika pilihannya adalah naik travel. Cara lain yang lebih nyaman tentu saja dengan menyewa mobil. Skyscanner.co.id juga menyediakan jasa untuk mencari sewa mobil di kota yang kita tuju.

Nice Taxi = 061 4558844 / 081264250898

PARADEP TAKSI : (061 ) 735 8635

Bagus Taxi = 081361218903/081280522393

Untuk transportasi selama di pulau pilihan yang paling murah adalah dengan menyewa motor, sepeda atau cukup berjalan kaki.

PS : Pulau Samosir terletak di Danau Toba. Untuk menuju pulau Samosir ada 2 pilihan.Β 

pic pinjem dari www.joeygoesglobal.com
pic pinjem dari http://www.joeygoesglobal.com

Pertama : Dari kota kalian, contoh Jakarta (saya kasih contoh Jakarta juga untuk Skyscanner) , harus menuju kota Medan terlebih dahulu ( tepatnya Bandara KUala Namu yang berada di Deli Serdang) nanti dari Bandara ini bisa dilanjutkan dengan menyewa mobil atau naik taxi travel yang bisa langsung dihubungi via telp atau pesan di Bandara.

Kedua : Nah, jika sudah berada di kota Medan, ada rute lainnya yaitu melalui kota Berastagi. Pilihan dari rute ini menurut saya paling menarik karena pemandangannya lebih bagus tetapi perjalanannya lebih lama. Jika dari Medan langsung menuju Danau toba via Tebing Tinggi (contoh pertama) lama perjalanan sekitar 5 jam dengan pemandangan kota, pedesaaan, kebun kelapa sawit dan karet sedangkan jika lewat Berastagi bisa ditempuh sekitar 8-9 jam dengan pemandangan spektakuler. Mulai dari hutan tropis, pegunungan, kebun sayur dan bunga juga desa-desa kecil. Untuk pilihan rute ini pilihannya yang paling nyaman adalah dengan kendaraan pribadi.

Kalau semuanya sudah ok, persiapan terakhir adalah penginapan. Ada 2 penginapan yang saya paling rekomendasikan jika mengunjungi Samosir.

01. Romlan Guest House

Romlan
Romlan

Romlan hotel ini saya paling rekomendasikan karena harganya murah, bersih, makanannya enak, air danau disekitaran hotel bersih dan tentu saja pemandangannya ok. Untuk pemesanan kamar bisa langsung hubungi no dibawah

Hotel Romlan
Ring Road Tuktuk (0625) 451386
Ibu Marion HP 081362228415

02. Hotel Tabo

Hotel Tabo termasuk hotel besar di Samosir. Harga kamar dimulai dari harga Rp 300an ribu keatas. HOtel ini sudah menyediakan kolam renang dan memiliki halaman yang sangat luas.

Hotel Tabo

Ring Road Tuktuk/ (0625) 451318

Karena semua informasi udah lengkap, gimana kalau kita mulai merencanakan kapan liburan ke Pulau Samosir Danau Toba. Gak bakalan nyesel deh karena pulau ini memang cantik sekali. Segera booking ticket (cek dulu di skyscanner dong) trus packing (bawa bikini, kacamata hitam, sunblock, baju yang kece, sandal paling cihuy dan tentu aja topi).

Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi #SkyscannerSeru #WisataIndonesiaKita

Advertisements

98 comments

  1. Pengeeeen!
    Aih.. Banyak pengennya, tapi yang ini emang yang paling pengen, Mbak Non. Maluuuu anak Medan ngga ngerasain asyiknya Samosir. Ihik

    Btw, semoga menang kompetisinya yuaa

  2. Yang patung kepala itu keren ya Non. Sedikit banyak berasa kayak yang patung-patung kepala Pulau Paskah (Easter Island) kan, hehehe πŸ˜€

  3. Mba noni…kok bisa ngepas gini sih? Aku baru pulang dari Gramedia trus baca2 buku traveling ttg Danau toba dan aku jd kangen masa kecilku..kangen kampung limbongku yang indahnya bikin speechless…wlpn cuma setaun disana tp bener2 memorable bngt. Kalo ada wktu mau nulis ttg samosir juga ah πŸ™‚
    And semoga menang ya mba non!!
    *kangen danau toba*

    • amin….amin….semoga aku menang ya hahaha.

      Jo, aku udah ngomong belon ya, kalau ada duit dan rejeki banyak, pengen banget loh pindah ke Samosir. Gak di tuk2 sih soalnya rame dan mahal, agak minggir dikit ke arah Ambarita gitu. pengen tinggal disana. wiken doang pulang ke Medan hahaha *asikkkkk*

      • Wahhh asik banget mba non….amin smiga tercapai. dikampung limbong and sagala juga indah mba non. Bapakku dapet tanah warisan disana tp belum dibangun apa2. Duhhhh tuh kan jadi makin pengen kesana. Dan btw aku belom pernah loh ke tuktuk *jiahhh malu2in* ..malu ama Matt woyyy Jo!

      • huaaa….mau tanahnya hahaha. aku mau cek ah itu Limbong ama Sagala (huaaa) jauh gak dari tuk2? ishh kamu ini ya, ayoo ke Samosir lagi trus ke tuktuk dong πŸ™‚

      • Aku ga ngerti ambarita dimananya ya mba non. Tp kalo mba noni pernah denger “Aek Sipitu Dai” itu air 7 rasa yg berasal dr satu muara .nah itu dia kampungku mba non. Dikaki gunung pusuk buhit. Trus disitu ada monumen tmpt sejarah awal muasal marga2 batak.

      • Pusuk Buhit yang tempat paralayang itu aku pernah datang karena mau nyoba terbang dan gagal karena aku datang kesiangan trus anginnya udah bahaya untuk terbang. coba deh, entar kalo bisa kesana lagi aku coba liat ya. AKu belon pernah denger si Aek Sipitu Dai itu. Ambarita tempat meja dan kursi pengadilan itu loh JO, terkenal banget

  4. Dulu pas ke samosir sempat dianterin tukang ojeknya ke bukit siulak hosa (bener gini gak ya nulisnya). Jauuuh, tapi kereen, bisa liat danau toba dari atas gitu. tapi ke sana jalannya jelek, belum diaspal

  5. Dulu pas ke samosir sempat dianterin tukang ojeknya ke bukit siulak hosa (bener gini gak ya nulisnya). Jauuuh, tapi kereen, bisa liat danau toba dari atas gitu. tapi ke sana jalannya jelek, belum diaspal

  6. Wiken kemarin aku abis dr Tuktuk Mba, ada acara kantor
    Tapi sayang pemandangannya ga bersih, ketutup kabut huhuhu
    Pengaruh asap dari Riau kali ya, eh atau itu emang pengaruh udara disana gatau juga deh hehehhe

    Eniwei semoga menang ya Mba πŸ˜€

      • Iyaa mba, mgkn minggu2 depan udah enggak lagi deh soalnya td aku liat berita di tipi asap dari Riau udah bekurang
        Oya akhir bulan ini longwiken loo, bakal rame bgt itu disana ntar πŸ˜€

  7. Wiken kemarin aku abis dr Tuktuk Mba, ada acara kantor
    Tapi sayang pemandangannya ga bersih, ketutup kabut huhuhu
    Pengaruh asap dari Riau kali ya, eh atau itu emang pengaruh udara disana gatau juga deh hehehhe

    Eniwei semoga menang ya Mba πŸ˜€

  8. moga menang lombanya πŸ˜€
    keliatan bener cintanya ama samosir hihi, moga kesampaian punya rumah disana πŸ˜€

  9. Selama baca postingan ini saya senyum-senyum sendiri πŸ™‚
    Bulan lalu baru saja mengunjungi Samosir, khususnya Tomok karena kami nggak punya waktu lagi untuk mengunjungi desa lain.
    Kenapa Tomok? Karena dari situlah keluarga suami saya berasal, Makam Raja Sidabutar itu semacam makam raja kami, because that’s where the family came from. Di Tomok ada juga makam ompung2 kami yang posisinya ada di arah atas Museum Batak.
    Sempat mampir ke rumah adat yang ada Sigale-gale kah? Rumah no 10 adalah rumah keluarga kami πŸ™‚

    Rencananya akhir taun akan kesana lagi, postinganmu ini tentu saja akan jadi pegangan buat jalan-jalan di Samosir nanti. Kalau kemarin agendanya hanya ziarah, akhir taun nanti mau lebih banyak seru-seruan! (termasuk berburu Tombur, hehe)

    • Pasha, asik dong kalau punya keluarga disana πŸ™‚ entar minta beliin tanah ya hahaha. rumah Sigale-gale itu emang menarik, cuman kita harus cek jam tariannya kan ya, takut2 telat gak bisa nonton. Eh hkalian masih punya rumah keluarga ya, seruuuu.

      semoga taon ini bisa ke Samosir lagi ya, btw….Tombur itu apa ya?

      • kita udah punya tanah disana tapi ya ga bisa diapa2in kan, jadi cuma kayak pertanda aja bahwa kita asalnya dr sana πŸ™‚

        Sigale-gale itu bisa diminta nari sesuka kita sih jamnya, selama yang nungguinnya ada. kadang2 suka pergi gitu dianya.

        Tombur itu ikan khas sana, dibakar sampe kering, pake sambel yang pake andaliman juga. biasanya ikan nila atau mujair, katanya ngambil langsung dari danau toba jadi fresh πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s