Legenda Puteri Hijau


Istana Maimun dan legenda Puteri Hijau
Istana Maimun dan legenda Puteri Hijau

Sedari kecil saya sudah sangat akrab dengan dongeng. Mulai dari cerita si kancil dan ketimun sampai cerita seorang raja beranak 40. Nenek, ibu, ayah dan bude saya adalah orang-orang yang terus menceritakan semua dongeng yang mereka punya. Dari seluruh dongeng atau legenda yang mereka ceritakan salah satunya adalah mengenai puteri cantik bernama Puteri Hijau dari Sumatera Utara atau lebih tepatnya tanah Deli (Medan).

Seingat saya cerita mengenai puteri-puterian memang lebih nempel dikepala saya haha. Puteri Hijau menurut nenek saya adalah seorang puteri dari raja Deli (kalau sekarang menurut saya kerajaan tersebut adalah kerajaan Maimun, lihat foto diatas). Raja ini memiliki 2 orang putera dan 1 orang puteri. Puterinya sangat cantik. Kata nenek saya saking cantiknya dan putihnya si puteri kalau dia lagi minum kopi maka akan keliatan sikopi mengalir melalui lehernya. Gila……cewek-cewek sekarang harusnya menjadikan Puteri Hijau sebagai role model bukan cuman fashion blogger aja hehe.

Nah, kecantikan memang bisa menjadi keberuntungan dan juga kesialan ya kan, saya langsung inget novelnya Eka Kurniawan (Cantik itu Luka). Karena kecantikan si puteri yang kata nenek saya bersinar sampai ke Aceh, maka raja Aceh pun jatuh cinta lalu berkeinginan untuk mempersunting si puteri. Di kirimlah utusan untuk melamar sang puteri raja. Segala pantun pun bersahut-sahutan tapi entah kenapa ditolak. Puteri tidak mau menikah dengan raja Aceh. Raja Aceh sakit hati dan memutuskan perang dengan kerajaan Deli. Raja Aceh memutuskan untuk perang dengan kerajaan Deli karena merasa sakit hati dan hilang harga diri karena ditolak cintanya.

Kalau sekarang cinta ditolak, social media war pun bertindak!

Dalam pertempuran tersebut sebenarnya pasukan Aceh kesulitan untuk menembus benteng kerajaan Deli karena para pengikut raja Deli memang telah membangun banteng yang sangat kuat. Tidak kekurangan akal, raja Aceh meminta pasukannya untuk menembakkan emas dan uang kearah banteng kerajaan Deli. Seperti yang kita duga semua pasukan sibuk mengutipin uang-uang emas tersebut dan lupa untuk berperang. Trik yang sungguh pintar Raja Aceh

Kerajaan Deli terdesak dan hampir kalah dalam pertempuran tersebut sehingga kedua abang Puteri Hijau berubah bentuk. Mambang Khayali berubah menjadi meriam (sekarang meriam tersebut terletak didepan istana ). Konon karena meriam tersebut terus-terusan menembaki tentara Aceh akhirnya pecah menjadi 3 bagian yang terlontar ke 3 tempat. Satu didepan istana Mainum, Tanah Karo dan ย di Deli Serdang. Sampai hari ini pecahan-pecahan meriam tersebut masih dianggap keramat.

Pic source : hidupituadalahkepingan.blogspot.com
Pic source :
hidupituadalahkepingan.blogspot.com

Abang kedua yaituย Mambang Yazid berubah menjadi ular naga dan membawa lari sang Puteri kedalam lautan. Menurut cerita sampai saat ini mereka berdua masih tinggal didalam perairan selat Melaka.

Legenda Puteri Hijau dan Meriam Buntung ini sampai hari ini masih akrab dimasyarakat Medan. Jika punya kesempatan untuk mengunjungi istana Maimun jangan lupa untuk mendengarkan kisahnya. Menarik kan, berwisata sambil mendengarkan cerita.

Intinya dari dulu sampai hari ini yang namanya cinta bisa membuat penderitaan dan sekaligus kesenangan ๐Ÿ™‚ Makanya hati-hati kalau nolakin cowok haha, apalagi kalau pas lagi traveling. -loh-

Bagaimana dengan cerita kamu? pernah mendengar legenda/mitos mengenai sebuah tempat yang kamu kunjungi atau tinggalin saat ini?

Oya, jangan lupa juga untuk mengunjungi cerita legenda lainnya dari sahabat saya @jalan2liburan mengenai Legenda Patung Meneken disiniย Dan @dewtraveler mengenai Warsaws Mermaid disini.

 

 

#ceritajalanasik is a weekly travel theme where we share our travel stories based on a certain theme by jalan2liburan, nyonyasepatu danย dewtraveller. Check our posts every Wednesday!

This week’s theme : Legenda and Myths

 

 

Advertisements

64 comments

  1. Aku inget banget ini cerita! Waktu aku kecil orangtuaku beliin buku2 sama kaset2 yang isinya cerita rakyat semua -macem audiobook versi jadul gitu deh, canggih banget ๐Ÿ˜€ Terus waktu bagian cerita Puteri Hijau ini aku mikir “ini beneran dongeng doang kan? Gak ada kan orang yang tenggorokannya bening gitu?” Aku sampe nanya ibuku ini beneran apa enggak hahahaha! Cerita rakyat yang aku baca pas umur 10 tahun dan masih bikin rada parno ampe sekarang itu ada dari Papua judulnya Maaruma dan Wangan Nei. Mbak Noni baca deh ๐Ÿ˜€

  2. Hmmm aku dulu pernah ikut tour The Rocks di Sydney. The Rocks ini merupakan area kecil pusat aktivitas pertama di Sydney. Tp seingatku si tour guide ngga cerita apa2 ttg legenda gitu. Padahal klo ngeliat lorong2 gelapnya, aku berharap ada cerita Jack The Ripper atau apalah….

  3. ceritanya menarik mbak Non. ntar kalo ke sana, mampir.
    ini saya banget baca cerita dongeng/legenda waktu kecil.
    yang putri-putrian biasanya mengangkat imajinasi lebih tinggi mbak Non

  4. Aku liat miniatur istana Maimun ini di Kualanamu, kagum dengan kemegahan nya semper bergumam dalam hati, kepengen ah kesini suatu saat nanti … Dan tnyata dapat ceritanya disini, makin tertarik hihihii …

    Sekarang mah nooonn …. Apa juga jadi social media war .. Heran deh yaa

    • Iya kapan2 kalau ke MEdan lagi, jangan lupa mampir kesini ya. Bisa foto pake baju2 adat Melayu juga hehe.

      Iya sih sekarang mah social media bisa jadi tontonan ya

  5. aku inget pas ke brunei 2014 kmrn mbak.. kita keliling kampong ayer naik boat, dan supir boatnya nunjukin semacam batu yg kalo diliat dr arah tertentu, bentuknya persis bgt kyk kapal yg curam sebagian… katanya itu legenda nahkoda manis.. ceritanya sama kyk malin kundang, nahkodanya durhaka ama ibunya , makanya kapal yg dia naikin curam dan tenggelam sebagian.. jd setengah ujung kapal aja yg kliatan ๐Ÿ™‚

  6. saya saking cantiknya dan putihnya si puteri kalau dia lagi minum kopi maka akan keliatan sikopi mengalir melalui lehernya — mba ini puterinya bisa minum apa kaga ?! luber kayaknya minumnya ya. berantakan. wkwkwkwk … kl cerita rakyat di rumahku dl mama sering cerita soal si batu gantung yg di danau toba itu. sama si gale2x. meskipun banyak versi ceritanya, seru aje sih dengernye. hahaha …

    • Hahahha…….mungkin dia gak suka kopi jadi minumnya berantakan ya ๐Ÿ™‚

      Batu Gantung itu sampai sekarang aku masih belon jelas pernah liat atau belon. Ibuku bilang pernah waktu kecil tapi gak inget hehe.

  7. di Medan legenda ini emang ngetop banget, kk juga dari kecil udah dengar..
    cuma udah lupa detail ceritanya, trims diingatkan ya Non

  8. Dulu pas kecil kalo kata ompungku, jika air sungai deli naik tandanya putri hijau sama abgnya yg naga itu lewat. Dan sampe sekarang masih menempel diingatan.

  9. Saya juga paling suka dengan cerita dongeng, mbak ๐Ÿ™‚ Apalagi cerita soal putri, serasa pengen jadi putri. Cantik dan disenangi orang-orang. Tapi ternyata cantik juga bisa membawa petaka ya? Jadi mending biasa aja deh. hi..hi…hi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s