Stunning Samosir Island


Samosir Island - Lake Toba
Samosir Island – Lake Toba

Salah satu tempat wisata yang tidak pernah bosan saya datangi adalah Danau Toba. Tepatnya pulau Samosir. Pulau kecil ini terletak tidak ditengah-tengah danau sebenarnya dan pulau inipun sebenarnya tidak terpisah dari pulau Sumatera :). Ada jalur yang bisa ditempuh dengan mobil/motor melalui Tele. Bonusnya tentu pemandangan yang spektakuler. Saya gak bohong loh, walaupun belum pernah melihat langsung.

Danau Toba pernah menjadi tempat wisata impian beberapa tahun lalu. Pulau dipenuhi wisatawan dari mancanegara terutama dari Eropa. Hotel-hotel penuh karena rata-rata wisatawan menginap dalam waktu yang cukup lama dipulau ini. Gimana tidak ingin tinggal berlama-lama. Danau Toba memiliki banyak sekali keunggulan seperti udara yang bersih, suhu udara yang lumayan sejuk, danau yang bersih (well……emmm??? ), makanan enak dan murah, biaya tinggal di hotel yang murah. Ini sebabnya juga banyak sekali pemilik penginapan disini biasanya warga negara asing atau pasangan mix married.

Saat ini Danau Toba seperti kehabisan nafas. Tersengal-sengal untuk mengejar rekan-rekannya seperti Bali, Yogya, Lombok bahkan Flores yang semakin populer dikalangan traveler luar negeri ataupun lokal. Danau Toba seperti terlupakan. Pesta Danau Toba yang dicanangkan setiap September-pun tidak dikunjungi banyak sekali wisatawan luar, kebanyakan pengunjung adalah warga lokal. Saya ingat seorang teman mengatakan pesta Danau Toba sebenarnya adalah pesta rakyat karena kebanyakan pengunjungnya adalah warga sekitar. Semoga tahun-tahun berikutnya tidak lagi seperti itu ya.

Danau Toba tentu saja punya banyak sekali potensi wisata selain hanya pemandangannya yang spektakuler. Suku Batak sendiri punya budaya yang luar biasa menarik. Cerita-cerita dari zaman kerajaan Batak bisa dikemas menjadi sebuah paket yang menarik. Danau yang cantik tidak hanya dijadikan keramba ikan tetapi harusnya bisa juga digunakan sebagai tempat olahraga air. Kano, kayak dan masih banyak lagi. O,ya tentu saja kerjasama pengunjung dan warga lokal juga untuk tidak membuang sampah sembarangan, menghancurkan hutan disekitarnya dan ikut membantu perekonomian warga sekitarnya. Mungkin sekarang belum kelihatan akibatnya tapi percayalah jika hutan terus-terusan ditebang makan beberapa tahun lagi kita akan menyesalinya setengah mati.

Jika ada satu tempat di Sumatera Utara dimana saya ingin tinggal tentu Pulau Samosir atau sekitarnya.

Kira-kira dimana kamu ingin menetap ketika tua?

Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba – Kantongan kresek item itu kece banget ya ๐Ÿ˜ฆ
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba – Opung2 penjual kacang
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba
Pulau Samosir - Lake Toba
Pulau Samosir – Lake Toba

 

 

 

 

Advertisements

77 comments

  1. aku kalo tua pengen tinggal di payakumbuh aja mba.. dikampung halaman.. udaranya bersih, semua harga pokok terjangkau.. plus banyak daerah2 yg bagus untuk dikunjungi.. ๐Ÿ™‚

  2. Iya liat foto-fotonya aja keren mbak. Dulu banget ada sinetron indonesia setting di danau toba (saya ga jelas judulnya jarang nonton pula) sekali nonton sinetron itu saya tahu pasti tempatnya keren banget lari2 dipematang sawah, pake baju ala ibu2 kampung yg dikepalanya ditutupin sarung itu…bagus

  3. Saya baru bulan lalu pulang ke mdan dari Jawa timur, mbak. Sempat liat review mbak Noni tantang penginapan di tuk tuk dan memutuskan untuk menginap di sana. Dari Medan ke Pulau samosir kami lewat Berasatagi – Tele.. Serius bagusss banget pemandangannya.. cuma ya itu jalannya masih ada beberapa yang perbaikan dan jarak tempuhnya juga 2 kali kalau lewat Siantar-Parapat..Dan saya setuju kok mbak.. Pulau Samosir nggak kalah bagus dengan wisata di Jawa dan Bali.. Moga2 dengan review Mbak Noni, jadi banyak yang berkunjung .. (salam sama ikan dan sambel tuk tuk yang ngangeni itu ya… hehehe)
    Annisa

    • Hallo Annisa,

      Bener banget semoga Danau Toba jadi makin rame kayak dulu dan tetep terjaga alam sekitarnya. Gak banyak sampah juga.

      Tele jauh banget emang ya, makanya aku gagal2 trus nih kesana. Kayaknya taon ini semoga bisa road trip deh ๐Ÿ™‚

  4. Saya mau di mana ya Mbak? Kayaknya di Bali atau di daerah lain deket pantai deh. Pengennya bisa lihat pantai tiap sore. ๐Ÿ˜€

    itu kreseknya keren mbakkkk. O iya jadi inget, pengen di tempat Mbak pernah post tuh, di Toba juga kan? Yang di pinggir dermaga gitu.

  5. Menghabiskan waktu di Samosir emang bedaaaaa banget rasanya kalo nginapnya di Parapat. Lebih tenang, syahdu, dan orang-orangnya ramah gak ngoyo banget cari duitnya. Mereka memperlakukan pengunjung seperti tamu, bukan ATM :p

  6. Bener gk nyesel non, kalaw ke samosir lewat jalur darat/naik mobil, sepanjang jalan hamparan/ gugusan bukitnya bener2 sayang kalaw dilewatkan..apalagi pas naik ke menara tele, sumpah kereeeeeennn banget non. coba dech ke samosir lwt jalur daratnya, 8-9/jam tapi gk berasa lama karena pemandangannya super keren..

  7. ke Samosir? Sampai sekarang masih jadi impian ๐Ÿ™‚
    Kalau sudah pensiun pengennya tetap di Malang aja, tapi menepi ke daerah pinggiran di si sisi timur arah ke bromo. Berkebun…

  8. Padahal indah banget ya Mbak Non. Kurang promosi atau kenapakah Mbak kok sepi?
    Itu tas kreseknya kece kok emang di poto. Hahaha.
    Saya pengen kalo tua di tengah desa yang asri kayak di pulau samosir ini tapi belom tHu di daerah mana maunya. Hahaha.

    • Kayaknya kurang promosi sih Dan trus pelaku wisatanya kurang agresif juga. Dulu sempet Danau Toba itu dipenuhi enceng gondok dan koror ๐Ÿ˜ฆ belakangan udah agak berkurang. Tinggal hutannya banyak ditebangin plus tetep ada sampah juga.

  9. baru aja hari sabtu kemaren aq diajakin temenku liat acara di LOVE judulnya Janji Toba aq pikir ah isinya nyanyian orang batak gitu kali gataunya teatrikal asal usul danau toba hihihihi bagus deh ya ternyata aq baru inget kalo danau toba ada ceritanya :p
    eh pagi ini mba noni posting tenmtang samosir lake Toba duhhh bagus banget jadi pengen liat aslinya mari berdoa dan nabung aamiiin ๐Ÿ™‚

  10. Menghabiskan masa tua di sebuah rumah di tepian Toba kelihatannya asyik juga tuh Mbak.
    Btw, aku belum sempat blusukan di Samosir nih, Mbak. Pengen juga menghabiskan sehari dua hari blusukan di sana

    • Karena katanya nih ya waktu itu kan krismon, masalahnya krismon kan gak ganggu turis dari barat mestinya. Udah gitu pelaku wisatanya kurang ok juga Zi. Sekarang udah ada perubahan sih. Plus danau itu pernah yang jorok banget penuh enceng gondok

  11. Foto foto nya keren banget…aku juga belon pernah ke danau Toba, baru nyampe medan๐Ÿ˜Š. Biasanya kalo ada resort yg dikelola orang asing, baru deh bersih, tertata, dan keren, seperti di Menado

  12. foto ini jadi mengingatkan saya tentang perjalanan ke danau toba beberapa waktu silam, sempat juga ke Samosir, walaupun cuma sebentar.. saya hanya takjub sama suasana di sana yang masih sangat tradisional dan natural, persis kaya foto2 mba noni di atas..

  13. tenang banget ya sepertinya mbk non, cocok ini buat menghabiskan masa tua…pengennya nyari daerah yg tinggi2, hawanya sejuk dan pemandangan masih hijau saat melewati masa tua..tapi belum kepikiran daerah mana… ๐Ÿ˜€

  14. Sedih aku baca postingan ini, karena emang benar danau toba mulai tersengal2 nafasnya mengejar daya tarik tmpat wisata lainnya. Sekiranya pemerintah setempat dan masyarakat mendukung, pasti parawisata danau toba bisa ramai lagi.

    Postingan ini skaligus bikin kangen pulkam ke samosir lagi. Tuktuk, Tele, Pangururan, Sianjur Mula-Mula.

    Thank u mba non utk rasa cinta bagi kampung halamanku.

  15. aku suka Samosir Mba, susahnya hanya karena terbatas aja makanan halal ya. Baliknya ke masakan Padang lagi :). Tapi overall tempatnya menyenangkan.

    masa tua pengennya tinggal di daerah pegunungan tapi deket pantai, adem tapi main ke pantai juga deket ๐Ÿ™‚

      • Selama disumut 1,5 th aku uda 5x ke samosir! Suka bgt danaunya.tp ntah ya apa cuma aku yg ngerasa liburan ditanah sumut ni bnyk seremnya.budayanya yg msh purba, keseniannya yg deket2 sm dunia roh, warna2 yg dipakai lbh banyak hitam, makam disekitar rumah atau disawah, muka nenek2 yang sama semua, haha tp menurutku exotis sih, berpadu sm alamnya. Cuma kalo untuk menghabiskan masa tua, tanah jawa tetep pilihan no 1. Supaya adem tenterem hatine tinggal dikampung jawa.hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s