image Turnamen Foto Perjalanan: RONDE 11 ( ayo ikutan )


Turnamen Foto Perjalanan: RONDE 11

penari5

Welcome to the 11th round!

Hi……………..akhirnya saya ( Noni Khairani )  menjadi host untuk Turnamen Foto perjalanan Ronde 11.
 Untuk melanjutkan tugas mulia ini saya akan memilih tema yang menurut saya pasti selalu kita temukan setiap kali traveling entah kemanapun. Segera…..segera cek stok foto kamu atau malahan buat foto terbaru :).
Jeng…jeng…..tema kali ini adalah :

CULTURE / HERITAGE

Kenapa saya pilih tema ini? karena menurut saya dan temen saya Ellen, Setiap tempat pasti memiliki keunikannya masing-masing, entah itu tariannya, bangunan tua, resep traditional, kain-kain tenun khas yang dibuat berbulan-bulan oleh ibu-ibu dan masih banyak lagi. Well, sederhananya, dalam perjalanan, kita pasti menemukan keanekaragaman . Menangkap foto keanekaragaman budaya/ heritage menurut saya bisa jadi tema yang unik. So I chose ‘CULTURE / HERITAGE’ as the theme of this round.
Nah……Kalian bisa mengikutsertakan foto keunikan budaya dari tempat berlibur atau dari daerah masih-masing.
Ayo dong, hiasi Turnamen Foto Perjalanan ronde-11  dengan berbagai macam warna-warna kebudayaan dan heritage dari berbagai belahan dunia melalui karyamu 🙂
ATURAN MAINNYA 
Submisi : 16 Januari – 22 Januari 2013
Foto harus merupakan hasil jepretan alias karya kamu sendiri.

Host foto ‘Culture & Heritage’-mu di situsmu sendiri.
 Web, blog, Flickr, Picasa, Photobucket, dsb terserah.
Submit foto pada kolom comment artikel ini dengan format berikut:
  • Nama/nama blog (nama twitter bila ada)
  • Link blog
  • Judul/keterangan foto (max 1 paragraf)
  • Link foto (ukuran foto sekitar 600 px, jangan terlalu besar)
  • Ada kemungkinan foto yang kamu kirim akan di-re-host di web tuan rumah. Terutama kalau terlalu besar atau bermasalah.
  • Submisi lebih cepat lebih baik, sehingga fotomu bisa tertampil seatas mungkin, hehe.
  • Foto yang tidak patut tidak akan diupload di sini. Kebijaksanaan tuan rumah (misal: mengandung kebencian SARA, nyeleneh, menghina pihak lain).
  • Foto tidak diperkenankan dalam bentuk kolase.
Pengumuman pemenang: 2-3 hari setelah batas submisi.
 Mengapa mengikuti Turnamen Foto Perjalanan? 
  • Ajang sharing foto. Bersama, para travel blogger Indonesia membuat album-album perjalanan yang indah. Yang tersebar dalam ronde-ronde turnamen ini. Untuk dinikmati para pencinta perjalanan lainnya.
  • Kesempatan jadi pemenang. Pemenang tiap ronde menjadi tuan rumah ronde berikutnya. Plus, blog dan temamu (dengan link ybs) akan tercantum dalam daftar turnamen yang dimuat di setiap ronde yang mendatang. Not a bad publication.
Siapa yang bisa ikut? 
  • (Travel) blogger – Tak terbatas pada travel blogger profesional, blogger random yang suka perjalanan juga boleh ikut.
  • Setiap blog hanya boleh mengirimkan 1 foto. Misal DuaRansel yang terdiri dari Ryan dan Dina (2 orang) hanya boleh mengirim 1 foto total.
  • Pemenang berkewajiban menyelenggarakan ronde berikutnya di (travel) blog pribadinya, dalam kurun 1 minggu. Dengan demikian, roda turnamen tetap berputar!
  • Panduan bagi tuan rumah baru akan diinformasikan pada pengumuman pemenang. Jika pemenang tidak sanggup menjadi tuan rumah baru, pemenang lain akan ditunjuk.
Nggak punya blog tapi ingin ikutan? 
  • Oke deh, ga apa-apa, kirim sini fotomu. Tapi partisipasimu hanya sebatas penyumbang foto saja. Kamu nggak bisa menang karena kamu nggak bisa jadi tuan rumah ronde berikutnya.
  • Eh tapi, kenapa nggak bikin travel blog baru aja sekalian? WordPress, tumblr, dan blogspot gampang kok, pakainya. Jangan pake multiply ya, karena multiply akan segera gulung kasur.
Hak dan kewajiban tuan rumah: 
  • Menyelenggarakan ronde Turnamen Foto Perjalanan di blog-nya
  • Memilih tema
  • Melalui social media, mengajak para blogger lain untuk berpartisipasi
  • Mengupload foto-foto yang masuk
  • Memilih pemenang (boleh dengan alasan apapun)
  • Menginformasikan pemenang baru apa yang perlu mereka lakukan (panduan akan disediakan)
DAFTAR TURNAMEN FOTO PERJALANAN
10. Dia dan Binatang – Made Tozan Mimba
11. Culture & Heritage – Noni Khairani
12. Kamu………….iya Kamu !!!!

Pendiri dan koordinator Turnamen Foto Perjalanan: Dina DuaRansel.com
email : dina@duaransel.com
twitter : @duaransel
facebook : duaransel
Pertanyaan seputar penyelenggaraan dsb? Hubungi Dina .
Untuk menilik status terbaru beserta FAQ Turnamen Foto Perjalanan, silahkan cek:
NB : karena internet di rumah saya sungguhlah lelet, maka mohon maaf saya posting foto dalam ukuran medium 😦 kalau pengen liat foto yg lebih bagus, bisa langsung klik link foto peserta ya 🙂

Peserta Turnamen Foto Perjalanan: RONDE 11

01.

Judul: Klenteng Sam Po Kong
Judul: Klenteng Sam Po Kong

Nama: uconk
twitter@uconk
blog; http://uconk.com
linkphoto:http://24.media.tumblr.com/74fb13e486045b95b741eaab59c26d24/tumblr_mgo9wtNZlZ1qbnh0wo1_500.jpg

Judul: Klenteng Sam Po Kong

Meski gak ngerti maknanya, saya tertarik dengan ornamen aneka jenis binatang yang berjajar rapih di salah satu atap Klenteng Sam Po Kong, Semarang. Mereka ini sedang baris atau antri ya? :)

Bangunannya menyimpan banyak cerita dan kisah unik, Klenteng tapi ada Bedug dan Masjid, bentuk atap limasan yang khas Jawa dengan corak interior China, semua detailnya kaya dengan perpaduan. Bagaimana tentang sejarahnya? dijamin akan nemu banyak versi cerita.

02.

I Love Lombok
I Love Lombok

Nama: Kiky

blog : ceritasikiky.wordpress.com

link foto : http://ceritasikiky.wordpress.com/2013/01/16/ikutan-ah-turnamen-foto-perjalanan-ronde-11/

Twitter aku : @sikiky…
Judul foto : Cupu banget tapi judulnya ya

Desa Sukarare, Lombok. Para gadis di desa ini ngga boleh nikah sampai bisa bikin kain tenun ini :D

Anyway, yang belum saya ceritakan di postingan sebelumnya….saya pribadi senang banget bisa mampir ke sini walaupun si adek sibuk main-main sama sapi (iya…sapi…mooooo) yang ada ngga jauh dari lokasi penenun ini. Kebayang deh warga sini dengan rutinitas itu itu aja, mungkin ketemunya itu itu aja. Terus kami datang, ketawa-ketawa, foto foto, sama minta praktek bikin kain ini walaupun cuma 1 baris saja :p, sudah hiburan tersendiri buat mereka ….sabaaaarrrr banget menjelaskan bikin kain ini….

03.

Ngangkring
Ngangkring

Nama : Anti Siladja
Twitter : @Antimbon
Blog : http://antisiladja.tumblr.com/
Judul Foto : Ngangkring
Keterangan Foto : Jogja mungkin dikenal sebagai Kota Gudeg, namun berkunjung ke Kota Jogja belum lengkap rasanya apabila anda belum merasakan budaya ngangkring atau duduk bersantai sambil menikmati berbagai panganan khas angkringan jogja.
Link Foto : http://antisiladja.tumblr.com/image/40641669691

04.

Javanese Baby Shower
Javanese Baby Shower

Nama :Efrata denny Saputra

blog : efratadenny.com

twitter: @efratadenny

link foto : http://efratadenny.com/2013/01/16/javanese-baby-shower-culture-heritage/

deskripsi :

Well, this time I presented my photo about cultural & heritage from one place next to my house which is my garage. I need to travel several second to my garage to get this photo. :-) This is my wife during our baby shower on Javanese tradition. She wears batik truntum garuda and a lot of jasmines. She got nice scent of jasmine. Baby shower usually held at 7 months pregnancy. Each place will have different culture. Although in the same culture, different family will have different heritage about baby shower. However, the purpose is the same which is to wish all the best for both mother and baby.

05.

Pintu Sejarah Lasem
Pintu Sejarah Lasem

Nama: Dan Sapar
Blog: http://www.dansapar.com
Twitter: @mencecahbumi
Link Postingan Blog: http://www.dansapar.com/2012/11/23/pintu-sejarah/

Judul Foto: Pintu Sejarah Lasem
Link Foto: https://picasaweb.google.com/105550705790543151202/Pintu#5812790019254162946
Caption Foto: Ini bukan sekedar pintu biasa. Ada sebuah permainan waktu yang tersimpan dari daun pintunya, satu kisah panjang tentang perjalanan kota dan penghuninya. Di sana, cat pudar atau debu yang menempel bukanlah jejak usang semata. Dan, Keriputnya kini terancam, cepat atau lambat, entah oleh kedigdayaan musim atau kekuatan manusia.

06.

Gerbang Desa Panglipuran
Gerbang Desa Panglipuran

Nama : Cumi MzToro
Blog : http://www.cumilebay.com
Twitter : @Cumi_MzToro
Link Foto : http://www.cumilebay.com/2012/05/desa-penglipuran.html
Judul Foto : Gerbang Desa Penglipuran
Keterangan : Sebuah Desa Adat di Bali yang masih menjaga kelestarian budaya adat istiadat. Dulu nya menurut cerita tempat ini merupakan sebuah tempat peristirahatan. Masyarakat Penglipuran menganut Falsafah Tri Hita Karang yang arti nya Hubungan Manusia Dengan Manusia, manusia Dengan Lingkungan serta Manusia Dengan Tuhan.

07.

Sendratari Ramayana
Berubah Menjadi Rahwana

Nama: Anggie Cyndia T.
Blog: giekuma.blogspot.com / kumagie.wordpress.com
Twitter: @giekum
Link Foto: http://giekuma.blogspot.com/2013/01/ramayana.html /
Judul Foto: Berubah menjadi Rahwana
Keterangan: Sendra tari dengan kisah yang begitu terkenal.. Ramayana.

08.

febby
cengkeh kehidupan

Nama : Jalan2Liburan

Blog : http://www.jalan2liburan.com
Twitter : @jalan2liburan

Judul : Cengkeh Kehidupan

Deskripsi :

Pagi itu saya melewati desa Hative Besar yang tarletak berhadapan dengan kota Ambon, lokasinya hanya dibatasi oleh teluk kecil saja sebagai pembatas. Ibu berusia senja ini tampak dengan semangat menjemur hasil panen cengkehnya, tiap biji cengkeh artinya rupiah. Sepanjang jalan & trotoar di kota Ambon dan desa-desa sekitarnya saat panen cengkeh tiba2 berubah fungsi menjadi tempat penjemuran cengkeh, tradisi ini telah ada sejak berabad-abad silam.

Cengkeh adalah bagian dari budaya dan warisan/heritage bangsa ini, sekaligus merupakan bukti bahwa tanah air pernah memiliki masa kelabu nya, sebab karena cengkeh lah Indonesia pernah dijajah.

Link : http://www.flickr.com/photos/fabiolaenyvan/8386770374/in/photostream

09.

desa bena
Bena, Desa yang tak lekang dimakan usia

Nama: Hendra
Blog: sayaminggatdulu.wordpress.com
Twitter: @tukangminggat
Link Foto: http://sayaminggatdulu.files.wordpress.com/2012/10/cimg2019.jpg
Judul Foto: Bena, Desa yang tak Lekang Dimakan Usia
Keterangan: Bena,kampung tradisional cantik di Bajawa, Flores yang hingga sekarang masih mempertahankan corak budaya Megalitiknya

10.

Shopping Melody @Mirota Batik
Shopping Melody @Mirota Batik

Nama: Ansella
Blog: ansella.wordpress.com
Album photo : http://jpgmag.com/people/Ansella
Nama photo : Shopping Melody @Mirota Batik
Keterangan : Still located in Yogyakarta, if you are planning to hunting souvenirs for your love ones and relatives, and you are not confident with your bargaining ability you could try to go to Mirota Batik which provided various kind of souvenirs that tempting you from Batik material, wooden mask, statue, clothes, pillows, traditional drinks and so on….

Once you step in through the front door, this old man will greet you with the traditional costumes, playing a traditional instrumental and singin in Javanesse language :)

Link photo: http://ansella.wordpress.com/2012/10/30/shopping-melody/

11.

Tarian Senja
Tarian Senja

Nama : Wisnu Yuwandono
Blog : tanpakendali.blogspot.com
Twitter : @dalijo
Link foto : http://www.flickr.com/photos/dalijo/8122031194/in/photostream
Judul Foto : Tarian Senja
Keterangan : Di ujung Pulau Bali, tepatnya di Uluwatu hampir tiap hari diadakan pertunjukan yang memadukan seni dan pemandangan alam yang sangat indah. Tari Kecak yang terkenal dengan suara ‘cak..cak..cak’ nya mengiringi sepanjang jalannya pertunjukan sudah mampu membuat penonton berdecak kagum apalagi ditambah sunset yang menawan. Menarik bukan?

12.

Kesetiaan
Kesetiaan

Nama: Olive
Twitter : @oli3ve
Blog :http://obendon.wordpress.com
Link foto : http://obendon.files.wordpress.com/2012/12/barana.jpg

Judul: Kesetiaan

Keterangan foto:
Nenek Panggau namanya, usianya 83 tahun! Saya menemuinya di kios tempatnya sehari-hari beraktifitas di Desa To’ Barana, Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara satu siang di minggu terakhir Desember 2012. Di senja usianya, Nenek Panggau tetap setia memintal benang dan menenunnya menjadi sepotong kain tenun Toraja dengan alat pemintal yang usianya 2 atau 3 kali dari usianya. Alat pemintal yang sehari-hari menemaninya adalah warisan dari buyutnya yang tak ingin dilepas meski telah ditawar oleh banyak wisatawan dengan harga tinggi karena nilai sejarah yang ada di balik perjalanan alat itu!

13.

Penjor di Gunung Salak, Bogo
Penjor di Gunung Salak, Bogo

Nama; Pagit
Blog: sugarandspiceandeverythingnice.wordpress.com
Twitter: @p49it
Judul foto: Penjor di Gunung Salak, Bogor
Link foto: http://pendek.in/6den
Keterangan: Penjor ini menghiasi Pura Parahyangan Agung Jagatkarta yang terletak di kaki Gunung Salak, Bogor. Saya sebagai orang yang hampir 30 tahun bermukim di Bogor baru tahu mengenai keberadaan pura tersebut. Pura tersebut dipercaya sebagai tempat Prabu Siliwangi bertapa. Siapakah Prabu Siliwangi? Prabu Siliwangi adalah raja dari kerajaan Sunda, Pakuan Pajajaran yang pusat pemerintahannya berlokasi di Bogor.

14.

Monumen Jalesveva Jayamahe
Monumen Jalesveva Jayamahe

Nama : Maya Indah
Blog : http://chiemay82.wordpress.com/
Twitter : @chiemay_acc
Link foto : http://chiemay82.files.wordpress.com/2013/01/dsc_0156-copy.jpg
Judul : Monumen Jalesveva Jayamahe

Keterangan :
Monumen Jalesveva Jayamahe atau juga dikenal dengan Monjaya berada di kawasan Armatim TNI Angkatan Laut, Ujung, Surabaya. Akses untuk melihat langsung monumen ini memang tidak mudah karena posisinya yang berada di kawasan militer. Wujud patung ini adalah seorang perwira angkatan laut lengkap dengan pedangnya, menatap laut lepas, seolah-olah mengatakan : “Saya siap menjaga wilayah perairan Indonesia”. Jalesveva Jayamahe sendiri mengandung pengertian di laut kita jaya. Patung ini mengandung nilai historis perjuangan para pendahulu kita untuk mempertahankan wilayah Republik Indonesia. Dan, bukankah sudah menjadi kewajiban kita untuk melanjutkannya ?

15.

Pembuktian atas nama cinta
Pembuktian atas nama cinta

Nama : D. Indah Shofarini
Blog : http://indahfaruk.com/
Twitter : @indahfaruk
Link postingan: http://indahfaruk.com/2013/01/pembuktian-atas-nama-cinta/
Link foto : http://indahfaruk.com/wp-content/uploads/2013/01/SDC17696.jpg
Judul : Pembuktian atas nama cinta.

Keterangan :
Setiap bentuk rasa cinta pasti menuntut adanya pembuktian dan pengorbanan. Ketika cinta ingin terbalas, ada harga yang harus dibayar. Pembuktian atas nama kekuatan cinta meski harus mewujudkan sesuatu yang mustahil. Kemustahilan yang bisa dilawan dengan kepercayaan bahwa tak ada kata mustahil dalam kamus kekuatan cinta seperti perjuangan dan pengorbanan Raja Bondowoso membuat seribu candi dalam semalam untuk Roro Jonggrang. Bukti kekuatan cinta Raja Bandung Bondowoso tak hanya diakui sebagai salah satu warisan budaya Nusantara saja, tapi juga diakui dunia sesuai dengan ketetapan UNESCO dalam kategori salah satu world heritage dunia nomor 642 pada tahun 1991.

16.

Para Sepuh Keraton Nusantara
Para Sepuh Keraton Nusantara

Nama : Hanif Kazwiniwati

Blog : http://kazwini13.wordpress.com/
Twitter : @hnfkzwnwt
Link foto : http://kazwini13.files.wordpress.com/2013/01/sepuh-keraton.jpg
Judul : Para Sepuh Keraton Nusantara

Keterangan:
Lihat muka mereka, muka tua mereka, muka keriput mereka. Masih setia dengan setelan baju warna-warni corak keberagaman budaya Indonesia, corak warna-warni kejayaan Keraton Nusantara. Mereka dalam usianya yang menginjak senja masih kukuh dalam jalan mempertahankan dan menjungjung tinggi adat, Kejayaan masa silam dari masing-masing keraton di nusantara. Pawai Keraton Nusantara, Pulau Buton

17.

Kecil Itu Indah
Kecil Itu Indah

NAMA: Fanny Fristhika Nila
BLOG: http://dcatqueen.blogspot.com
TWITTER: f4nf4n
LINK FOTO: http://www.flickr.com/photos/dcatqueen/8201042675/in/set-72157632035263959
JUDUL FOTO: Kecil Itu Indah

DESKRIPSI:

Bagi tradisi di keluarga peranakan (Chinese yang menikah dengan Muslim), ada tradisi mengikat kaki wanitanya dengan sepatu ini. Konon katanya, wanita-wanita yang dulu tinggal di sini sangat cantik dan berkaki kecil. Karena dari bayi, kaki mereka diikat dengan sepatu khusus yang tidak boleh dilepas supaya kakinya tetep kecil. Dan kalo sampai kaki mereka lebih besar dari ukuran sepatu itu, jangan harap mereka bisa menikah nantinya. Sama seperti jaman sekarang yang mengidentikkan ‘cantik itu kulit putih’, di jaman dulu cantik diukur dari seberapa kecil kakinya.

18.

Topeng Ireng
Topeng Ireng

Nama : Fahmi

Twitter : https://twitter.com/fahmianhar
Blog : Destination Anywhere
Link Blog : http://fahmianhar.wordpress.com/
Link Foto : http://ngi.cc/phnm
Judul Foto : Topeng Ireng

Caption : Penari Topeng Ireng dari group kesenian Jimat Kalimosodo beraksi dalam Festival Lima Gunung di Magelang. Rancak & atraktif !!

19.

Cay dan Turk Kahvesi
Cay dan Turk Kahvesi

Nama: Utia
Twitter: @hanyasuarma
Blog: http://ungujingga.tumblr.com/

Judul foto: Cay dan Turk Kahvesi

Keterangan foto:
Bagi orang Turki, minum teh atau biasa disebut Cay dan kopi Turki (Turk Kahvesi) adalah budaya mereka yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Di sudut manapun di negara ini, kita bisa dengan mudah menemukan kedua jenis minuman khas tersebut, Seperti dalam foto ini, adalah salah satu cafe di atas bukit di daerah Eyup, Istanbul yang juga menyediakan teh dan kopi sembari kita bisa menikmati indahnya Istanbul dari ketinggian.

Linnk foto: http://ungujingga.tumblr.com/image/39329171539

20.

Cowboy Minangkabau
Cowboy Minangkabau

Nama Danan Wahyu Sumirat

twitter @dananwahyu
blog http://dananwahyu.wordpress.com/2013/01/18/pacu-jawi/
link foto http://dananwahyu.files.wordpress.com/2013/01/112.jpg

Judul : Cowboy Minangkabau

Caption
(12/01/13) Suara Talempong bertalu-talu membahana menyambut pengunjung di persawahan dekat SMA Negeri 1 Priangan, Tanah Datar, Sumatra Barat. Para cowboy asal Ranah Minang siap memacu adrenalin dalam arena pacu jawi (dalam bahasa minang “balap sapi”). Tradisi berusia ratusan tahun merupakan aktivitas pengisi waktu luang paska panen. Berbeda dengan karapan sapi Madura, Jawi tidak hanya mengandalkan kecepatan tapi keakuratan berlari lurus di arena sawah berlumpur. Sorak sorai penonton membahana tak kala sapi berlari dan sang joki bermandikan lumpur. Indahnya pesona Indonesia di ranah Minang, ketika keindahan alam Tanah Datar berpadu dengan keunikan budaya Pacu Jawi.

21.

ketika yang tua masih berdiri
ketika yang tua masih berdiri

nama: Nauval
twitter: @novalpas
blog: noval78.wordpress.com
link foto: http://www.flickr.com/photos/novaldiflickr/8342859400/in/set-72157632425011122/
link blog: http://noval78.wordpress.com/2013/01/18/ketika-yang-tua-masih-berdiri-megah/
judul: Ketika yang tua masih berdiri megah

keterangan:

Bangunan-bangunan tua di daerah Old Town, Edinburgh, bisa membawa siapapun kembali beromansa dengan jaman pertengahan kerajaan Inggris Raya. Bangunan-bangunan ini adalah saksi sejarah kota Edinburgh yang sudah berumur ratusan tahun, dan mungkin hampir satu milenium. Suasana inilah yang mungkin menginspirasi Sir Arthur Conan Doyle dan J.K Rowling untuk menulis karya-karya mereka di kota ini. Dan di sepanjang jalan George IV Bridge (sebelah kanan) itulah terdapat The Elephant House, tempat J.K Rowling menulis buku Harry Potter yang pertama.

22.

Tana Toaraja : Negeri Orang Mati yang Hidup
Tana Toaraja : Negeri Orang Mati yang Hidup

Nama : George Guling ( Hi Travelers ! )
Twitter : @GeorgeGuling
Blog : hitravelers.blogspot.com

Link Foto : http://bit.ly/W3LRAn

Link Blog : http://bit.ly/UUgQeP

Judul Foto : Tana Toaraja : Negeri Orang Mati yang Hidup

Coba lihat pemuda yang menggunakan baju hijau di dalam arena itu. Ya ! Dia sedang mengekspresikan kegembiraannya, dia salto dan berteriak girang ketika kerbaunya berhasil memukul mundur lawannya. Seketika suasana tegang berubah menjadi sorak sorai, ribuan penonton saling melompat dan berteriak melihat pertunjukkan ini.

Ma’pasilaga tedong atau adu kebau namanya, merupakan rangkaian upacara adat kematian di Tana Toraja. Masyarakat Toraja percaya bahwa seseorang belum benar-benar meninggal sebelum keluarganya menyelenggarakan upacara adat kematian terlebih dahulu. Kebudayaan dan kepercayaan yang unik dan syarat akan makna. Tetap lestari Tana Toraja !

23.

Team Work: Make It Work
Team Work: Make It Work

nama: Chelle
twitter: @mmiauw
blog: chellesroom.wordpress.com
link foto: https://lh5.googleusercontent.com/-LVNhvfITB18/Tx0q_q89N0I/AAAAAAAAAnU/oIg6iWykjrc/s640/Photo2464.jpg
link blog: http://chellesroom.wordpress.com/2013/01/18/team-work-make-it-work/
judul: Team Work: Make It Work

keterangan:
The Chinese Dragon Dance is a quite difficult art to do. It consumes a lot of energy just to hold the dragon on place way above their head, and more concentration to do the movements, maneuvers, and choreography.

And it need a good TEAM WORK to make it work, so the dragon can fly beautifully just like what we saw often.

They have to trust each other, support each other, know each other’s limit so they can keep changing people, and they have to be all in it together. One mistake by one person and it’s not going to be a perfect dragon.

Chinese culture has an identical character, it’s to involves a lot of people

Because again, every cultural events or activity, was actually meant to gather the families and friends, to do something- TOGETHER

24.

Tato ala Perempuan Aceh
Tato ala Perempuan Aceh

Nama: Ari Murdiyanto
Twitter: @buzzerbeezz
blog: http://buzzerbeezz.wordpress.com
link foto: http://buzzerbeezz.files.wordpress.com/2013/01/20121202-img_0753.jpg?w=750
judul: Tato ala Perempuan Aceh

keterangan:

Di Aceh, selain menggunakan perhiasan emas, ada satu cara untuk mempercantik diri bagi perempuan. Yaitu dengan cara menato atau menggambar lukisan cantik di telapak tangan. Tato ala perempuan Aceh ini biasanya ditemukan pada tangan mempelai wanita yang akan menikah. Melukis tato ini biasanya menjadi bagian upacara ketika seorang calon pengantin dirias pada saat sebelum ia duek sandeng (bersanding). Upacara ini dimulai dengan persiapan menggiling halus sejumlah daun inai (daun pacar), yang kemudian digunakan untuk melukis tato di tangan sang calon dara baro (mempelai wanita).

Saya memang belum pernah melihat langsung acara melukis tato untuk dara baro, tetapi saya pernah menyaksikan seorang seniman melukis tato di tangan seorang perempuan di event Piasan Seni di Banda Aceh. Sepertinya bukan hanya calon dara baro saja yang ditato, Perempuan Aceh sekarang juga suka mempercantik diri dengan tato ini.

25.

Ketika menjadi Turis didalam kota sendiri (Surabaya
Ketika menjadi Turis didalam kota sendiri (Surabaya

Nama : Detta Priyandikawardhana
Blog : http://detta-priyandikawardhana.blogspot.com
Twitter : @dettapriyandika
Link Foto : http://i1171.photobucket.com/albums/r560/dettapriyandika/_MG_5904Stitch344x600_zps1570418f.jpg
Judul : Ketika menjadi Turis didalam kota sendiri (Surabaya).
Lokasi foto di Eks Javasche Bank 1828, Surabaya Utara

26.

Mangulosi di Pernikahan
Mangulosi di Pernikahan

Nama: Nella Silaen
Blog: https://pursuingmydream.wordpress.com
Twitter: @nellasilaen
Judul Foto: Mangulosi di Pernikahan
Link Postingan Blog: http://pursuingmydream.files.wordpress.com/2013/01/foto-1-kedua-orantua-saya-mangulosi-suami-dan-saya-mangulosi-my-parents-giving-ulos-at-our-wedding-day-foto-dok-pribadi.jpg
Keterangan Foto: Foto terlampir adalah ketika suami dan saya melalui proses pemberkatan pernikahan di Jerman. Kedua orangtua saya datang khusus dari Jakarta, Indonesia untuk menghadiri pernikahan kami dan mangulosi suami dan saya. Mangulosi adalah salah satu tata cara dalam adat Batak. Mangulosi artinya memberikan Ulos, memberikan kehangatan dan juga berkat. Dalam hal mangulosi, ada aturan yang harus ditaati, yakni hanya yang dituakan yang bisa memberikan ulos, misal orangtua memberikan ulos buat anaknya, tapi anak tidak bisa (tidak boleh memberikan) mangulosi orangtuanya.

27.

Pencari Nafkah
Pencari Berkah

Alamat Blog: http://traveler-kere.blogspot.com/

Twitter: https://twitter.com/TravelerKere
Link Foto: http://1.bp.blogspot.com/-qWUF4KyOn38/UPj4We4-bcI/AAAAAAAAAfk/cQADviAbgb8/s1600/Tarif+Gunung+Kawi.jpg

Description of Photo:

– Pencari “Berkah” –

Seorang bapak sedang melihat harga menu bahan nadzar yang diperlukan untuk ritual di Gunung Kawi, Malang Jawa Timur – Sebuah lokasi yang dipercaya sebagai tempat melakukan ritual meminta “berkah” alias rejeki. Tarif termahal (1 ekor sapi) untuk satu kali ritual mencapai 10 juta rupiah! Semakin mahal ritualnya semakin cepat kayanya. Believe it or not!

Cerita selengkapnya: http://traveler-kere.blogspot.com/2012/10/wisata-cepet-kaya.html

28.

Yang Tersisa Dari Peradaban Lanna
Yang Tersisa Dari Peradaban Lanna

Nama : Indra Ramadhan
Twitter : @indramadhan
Blog : http://nerd-foodie-traveler.blogspot.com/
Link photo : http://www.gophoto.it/view.php?i=http://3.bp.blogspot.com/-7h-L5P_If_4/UPkLxjEAF3I/AAAAAAAAAaw/casZlWJoj2U/s1600/testfp11d.jpg#.UPkMjOTqnz8

Judul photo: Yang Tersisa Dari Peradaban Lanna

Thailand utara dikuasai oleh Kerajaan Lanna dari abad ke-13 hingga abad ke-18. Wat Chedi Luang merupakan sisa – sisa bukti dari peradaban Lanna tersebut. Hingga saat ini, reruntuhan bangunan Chedi ini masih terlihat megah dan menjadi daya tarik wisatawan di kota Chiang Mai.

29.

the culture guardia
the culture guardia

nama: windy ariestanty
twitter: @windyariestanty
blog: windy-ariestanty.tumblr.com
link blog: http://windy-ariestanty.tumblr.com/post/40832027698/the-culture-guardian#notes
link foto: http://windy-ariestanty.tumblr.com/image/40832027698

judul foto: the culture guardian
keterangan:
he walked around, he smiled to everyone, he danced freely. he gave his best pose when he looked at me. splash! he spread his fan, ‘is my pose good enough for you?’ i laughed and showed my right thumb to him, indicating that his pose was perfect. he answered me with a big grin and invited me to dance together with him and the other people in the hall of todaiji temple, nara, japan, to celebrate the beginning of autumn, to celebrate the cultural heritage of his nation

30.

Wayang Orang di Candi Arjuna
Wayang Orang di Candi Arjuna

Nama: Dinoy
Blog: Travelerwannabe04.blogspot.com
twitter:@dinoynovita
link foto: http://4.bp.blogspot.com/-Jeaeds2Q-kc/UPkN1OcmCJI/AAAAAAAAA18/Gy0lKgj296g/s1600/IMG_0884.JPG

link artikel: http://travelerwannabe04.blogspot.com/2013/01/wayang-orang-di-candi-arjuna.html

Judul foto: Wayang Orang di Candi Arjuna

Keterangan:

Di tengah menikmati kesejukan udara Dieng Plateau tepatnya di kompleks Candi Arjuna, saya dan rombongan melihat ada 5 pria berdandan selaku wayang orang sedang berpose di salah satu candi. Gatotkaca, Hanoman, dan… entahlah siapa nama tokoh 3 orang berpakaian hitam-merah yang tampak antagonis tersebut. Hanya dengan membayar lima ribu rupiah kami bisa berfoto dengan mereka, yang masih peduli menjaga kelestarian salah satu budaya Jawa. Wayang orang, bagaimana nasibmu kini? Adakah pemuda masih tertarik memerankanmu? :)

31.

among tamu
among tamu

nama : elvi Novariza
twitter : @elvibandanaku
blog : bandanaku.wordpress.com
link photo : http://bandanaku.wordpress.com/2013/01/18/among-tamu/
keterangan photo :
seorang bapak bertugas sebagai Among tamu, mengenakan pakaian tradisional jawa di pelataran komplek candi Arjuna menunggu kedatangan rombongan kirab dalam ritual pemotongan rambut gembel di datarang tinggi Dieng. Datarang Tinggi Dieng memiliki tradisi pemotongan rambut gembel bagi anak-anak agar rambutnya dapat tumbuh normal kembali setelah melalui beberapa ritual dan memenuhi keinginan sang anak yang hendak di potong rambutnya.

32.

Singgasana para raja
Singgasana para raja

Nama : Omnduut
Akun Twitter : @Omnduut
Alamat Blog : Omnduut.wordpress.com
Link Foto : http://omnduut.files.wordpress.com/2013/01/singasana-para-raja.jpg?w=300
Link Blog : http://omnduut.wordpress.com/2013/01/18/singasana-para-raja/
Judul : Singasana Para Raja

Sedikit cerita mengenai foto :
Singasana bertahta emas. Menggambarkan kemegahan kesultanan Palembang. Rumah Limas adalah rumah tradisional Sumatera Selatan. Dinamakan Rumah Limas karena atapnya berbentuk limas. Rumah Limas sendiri memiliki lantai bertingkat yang disebut Bengkilas. Masing-masing tingkatan digunakan untuk memisahkan srata penghuninya. Satu yang menjadi ciri khas Rumah Limas, yakni keberadaan dua sisi tangga yang saling berhadapan. Rumah Limas dulu dihuni oleh para bangsawan dan raja, dan kini, ditengah kemajuan zaman, makin jarang ditemukan Rumah Limas di Palembang.

33.

Peninggalan Kerajaan Samudra
Peninggalan Kerajaan Samudra

Nama : Citra Rahman
Akun Twitter : @citrarahman
Alamat Blog : hananan.wordpress.com
Link Foto : http://hananan.files.wordpress.com/2012/09/dsc0094.jpg?w=812
Link Blog : https://hananan.wordpress.com/2012/09/16/makam-makam-kuno-kerajaan-samudra/
Judul: Peninggalan Kerajaan Samudra

Makam adalah satu-satunya warisan yang ditinggalkan Kerajaan Samudra di Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Tak ada catatan apapun yang dapat menerangkan keberadaan makam-makam yang tersebar di kampung Samuti ini. Tak seperti peninggalan Kerajaan Samudra Pasai dan Pereulak yang populer dan diteliti oleh para ahli, peninggalan Kerajaan Samudra terbengkalai, rusak dan perlahan-lahan hilang dimakan waktu.

34.

Kimono Asakusa
Kimono Asakusa

nama : Philardi ogi
twiter : @philardi
blog : http://www.mainmakan.com
link :http://www.mainmakan.com/wp-content/uploads/2011/08/asa-geisha.jpg,
judul : Kimono Asakusa
gadis ini memakai pakaian khas jepang,kimono ketika akan sembahyang di kuil asakusa, tokyo. biasanya imono yg belakangnya dibentuk pita berarti menandakan bahwa si gadis masih lajang.

35.

Vastenburg Nasibmu Kini
Vastenburg Nasibmu Kini

Nama : Halim Santoso
Twitter : @halim_san
Link Blog : http://www.jejakbocahilang.wordpress.com
Judul : Vastenburg Nasibmu Kini
Link Foto : http://jejakbocahilang.files.wordpress.com/2013/01/vastenburg2.jpg
Keterangan : Butuh perjuangan panjang untuk mendapatkan kembali salah satu bangunan cagar budaya yang pernah diambil alih oleh pihak swasta beberapa tahun silam di kota Solo. Event seni internasional SIEM tahun 2007 pernah menjadi saksi sejarah perebutan sebuah aset negara dari pihak tak bertanggung jawab. Namun sekarang Vastenburg sudah bisa bernafas lega… Benteng Vastenburg akan segera dipugar dan kembali menjadi bangunan bersejarah kebanggaan kota Solo. Benteng yang dibangun sejak tahun 1745 ini akan segera difungsikan sebagai bagian dari taman dalam kota Jalan Jend.Sudirman Solo.

36.

Karst Maros The Second Largest Karst In The World
Karst Maros The Second Largest Karst In The World

Nama : Travenesia
Akun Twitter : @Travenesia
Alamat Blog : Travenesia.com
Link Foto : http://travenesia.com/wp-content/uploads/2012/06/Harvest-Time.jpg
Link Blog : http://travenesia.com/karst-maros-the-second-largest-karst-in-the-world/

Kawasan Karst Maros merupakan yang terbesar dan terindak kedua di dunia setelah kawasan Karst di Yunnan, South Cina. Keunikan kawasan karst Maros yang tidak terdapat pada kawasan-kawasan karst lainnya di Indonesia karena mempunyai bentang alam yang unik dan khas yang biasa disebut tower karst. Di kawasan itu, bukit-bukit kapur menjulang tinggi dengan tebing yang menantang. Bahkan bersama kawasan Karst di Pegunungan Sewu, kawasan karst Maros telah diusulkan sebagai situs warisan budaya dunia (World Heritage) kepada UNESCO sejak 2001 silam.

37.

Hidden Heritage
Hidden Heritage

Nama: Sabrina Hartoto
Twitter: @sabrinahartoto
Blog: sabrinahartoto.tumblr.com
Judul: Hidden Heritage
Deskripsi:
Siapa sangka kompleks candi terbesar di Asia Tenggara bukanlah Angkor Wat atau Borobudur, tetapi justru di tanah Sumatera. Situs Percandian Muaro Jambi ini terbentang 26 ha sepanjang Sungai Batanghari Jambi. Kalah pamor memang dibandingkan situs candi lainnya tadi, tapi tidak kalah seru untuk dijelajahi. Hanya dengan menyewa sepeda, kita bisa melihat candi-candi peninggalan kerajaan Sriwijaya dengan menyusuri jalur-jalur sepeda di antara kebun warga. Yah mungkin seperti Lara Croft yang sedang berburu harta peninggalan budaya! :)
Link foto: http://www.flickr.com/photos/90099385@N05/8292843679

38.

Buddha Tooth Relic Temple in the Middle of Singapore
Buddha Tooth Relic Temple in the Middle of Singapore

Nama: Shella Hudaya
Twitter: @shellahudaya
Blog: medischfun.wordpress.com
Judul: Buddha Tooth Relic Temple in the Middle of Singapore
Deskripsi:
Singapore tidak hanya berisi kemegahan gedung-gedung pencakar langit dan lampu-lampunya. Di tengah-tengah area Chinatown dapat ditemukan Buddha Tooth Relic Temple yang juga wajib dikunjungi. Meskipun kian terdesak oleh pertumbuhan beton-beton yang menjulang, kuil Buddha ini tidak kehilangan eksistensinya, dan semoga akan terus eksis…

Link foto: https://lh3.googleusercontent.com/-JugVmxCyhAk/UPuAeKO2o_I/AAAAAAAAAGQ/OtY935cdjcA/s579/IMG_0278.JPG

39.

Jam Gadang – Bukittinggi
Jam Gadang – Bukittinggi

Nama : Astrid Carera Imanuela
Akun Twitter : @ssetrid
Alamat Blog : astridimanuel.blogspot.com
Link Foto : http://3.bp.blogspot.com/-FRd7i7QwjZo/UPt88CPDweI/AAAAAAAAALo/s9_5juNLclY/s1600/IMG_0268.JPG
Link Blog : http://aimanuel.blogspot.com/2013/01/indonesian-big-ben.html
Judul: Jam Gadang – Bukittinggi

Pengen foto-foto di Big Ben tapi ngga punya cukup duit ke Inggris ? This is the damn good chance ! The fresh air, wonderful sky ,unique culture ,awesome food and of course the Indonesian Big Ben “Jam Gadang” . Jam Gadang ini merupakan bangunan belanda yang menjadi landmarknya kota Bukittinggi . Saran sih buat blogger/traveler, kalau mau berkunjung kesini sebaiknya di akhir tahun . Trust me ! You will never see the beautiful night sky making love with thousand fireworks and absolutely you will get the best end year party . I’d love to see you here ,pals !

40.

Turun Mandi Di GUnung Talang
Turun Mandi Di GUnung Talang

Nama : Monda

Twitter: @monda6
Blog : Berbagi Kisahku, mondasiregar.com
URL : http://mondasiregar.com/2013/01/20/turun-mandi-di-gunung-talang/

Acara turun mandi ini ditemukan tidak sengaja di Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, Sumatera Barat, persis di depan situs cagar budaya Masjid Tuo Kayu Jao. Bayi perempuan ini pertama kali dimandikan di luar rumah oleh bako (pihak saudara perempuan ayah si bayi) yaitu di pancuran depan masjid, karena setelah itu bayi sudah boleh diajak ke luar rumah. Dalam upacara ini dilengkapi berbagai benda pelengkap upacara, kelapa muda, cermin, dan sisir dengan maksud si bayi akan menjelma menjadi seorang gadis cantik.

41.

Lampion
Lampion

Nama : Dini Lintang Asri
Twitter : @dinilint
Blog : http://www.dinilintangasri.blogspot.com (catatan kaki)
Link foto : http://2.bp.blogspot.com/-3mxdTNTGA5A/T69U5qWgVGI/AAAAAAAAB_M/HLPfW57uES8/s400/lampion.JPG
Langit cerah malam itu. Doa-doa sudah diucapkan ke udara. Saatnya melepas cahaya dalam bentuk lampion dengan wajah sama. Api dinyalakan, lampion dilepaskan. Simbol pelepasan harapan kami tumpahkan ke langit malam. Malam itu langit di Borobudur penuh dengan cahaya lampion yang beterbangan memenuhi angkasa. Bukan di film-film bergambar cantik, tapi di depan mata saya, di kompleks Candi Borobudur tercinta, di Indonesia.

42.

Home Sweet Home
Home Sweet Home

Nama: Eka Situmorang-Sir
Twitter: @ceritaeka
Blog: Ceritaeka.com
URL: http://ceritaeka.com/2013/01/20/new-zealand-traditional-house-maori/
Judul Foto: Home Sweet Home
Keterangan:
Rumah tradisional Suku Maori di Selandia Baru. Penghormatan ditunjukkan dengan melepas sandal saat memasuki rumah mulai dari teras bagian luar. Rumah Suku Maori biasanya dinamakan sesuai dengan nama leluhur yang dianggap penting. Di bagian dalam rumah ini ada pahatan kepala yang melambangkan kepala leluhur tersebut namun tanpa bagian tubuh. Lalu tubuhnya di mana? Rumah tradisional ini sendiri dianggap sebagai tubuh dari leluhur tersebut. Kalau diperhatikan ukir-ukirannya mirip sama rumah-rumah tradisional di pedalaman Kalimantan atau Sulawesi, gitu gak sih?
Link Foto : http://ceritaeka.com/2013/01/20/new-zealand-traditional-house-maori/traditional-maori-house-4/

43.

Ogoh-Ogoh, Representasi Sang Bhuta Kala
Ogoh-Ogoh, Representasi Sang Bhuta Kala

Nama: Nur Azizah Eka Wardhani

Twitter: @noerazhka
blog: http://www.noerazhka.com
link foto: http://www.flickr.com/photos/noerazhka/8397143661/
judul: Ogoh-Ogoh, Representasi Sang Bhuta Kala

keterangan:

Ogoh-Ogoh merupakan salah satu karya seni dalam kebudayaan Bali, yang menjadi perwujudan sosok Bhuta Kala. Siapakah Sang Bhuta Kala itu ? Dalam ajaran Agama Hindu, Bhuta Kala merepresentasikan kekuatan yang sangat besar dan tak terbantahkan. Ogoh-Ogoh diwujudkan dalam patung berukuran besar dan menakutkan. Patung ini biasanya dibuat, kemudian diarak dalam sebuah pawai menjelang Hari Raya Nyepi ..

Beruntung, meski tidak tinggal di Pulau Dewata, yang kental dengan adat istiadat, serta nuansa keagamaan Hindu Dharma, saya sempat menyaksikan Pawai Ogoh-Ogoh. Ya, kala itu, Februari 2011, Pemerintah Kota Semarang, bekerja sama dengan komunitas penganut Hindu Dharma, menyelenggarakan pawai tersebut melintasi Jalan Pemuda, Jalan Pandaranan dan berakhir di Simpang Lima ..

Nice .. :)

44.

Trunyan Skulls
Trunyan Skulls

Nama: Adam & Susan

Twitter: @pergidulu
Blog: http://www.pergidulu.com/blog/
Link foto: http://www.pergidulu.com/blog/wp-content/uploads/2013/01/trunyan-skull.jpg
Judul: Trunyan Skulls

In a small village in the mountains of central Bali is a cemetery where people are left out in the open after they die. The bodies slowly decompose, but local people claim that the bodies do not smell because of the magical powers in the area. When the body has fully decomposed, the skulls are placed in a row on a ledge for all to see.

45.

 dear, dancer
dear, dancer

Nama: Yoesrianto Tahir
Twitter: @yoesrainto
Blog: http://yoesrianto.blogspot.com
Link foto: http://1.bp.blogspot.com/-Ttthe_FLevg/UPykIQ6H3pI/AAAAAAAAAL8/OZIAuwtkvNk/s1600/dancer.jpg
Judul: dear, dancer

Penari Pakkarena yang cantik ini malah ketemunya di Jogja, Agustus 2012. Kegiatannya adalah gathering mahasiswa asal Sul-Sel yang sedang kuliah di Jogja. Tapi tidak mengurangi sedikit pun khidmatnya tarian dan memoar saya tentang penari. Mereka seolah seribu kata untuk dibagi dalam bentuk warna baju, gerakan, lirikan mata, dan tentu saja senyuman yang manis. Gerakan yang lemah gemulai, paduan baju adat dan warna yang mencolok bahkan lebih ampuh dari kata-kata sebagai ucapan.

46.

Tradisi Ngejot masyarakat Lenek, Lombok Timur
Tradisi Ngejot masyarakat Lenek, Lombok Timur

Nama : Toliq Anshari
Twitter : @toliq_anshari
Blog : Journey & Capture
Link Blog : http://toliqfoto2.blogspot.com/
Link Foto : http://3.bp.blogspot.com/-0CPLGQy_gzM/UPy4Zk8SgfI/AAAAAAAAAV0/FNUPG9m-zzA/s1600/DSC02343.jpg
Judul Foto : Tradisi Ngejot masyarakat Lenek, Lombok Timur
Keterangan foto: Para perempuan Desa Lenek, Lombok timur berjalan beriringan dengan panjang iringan sekitar 1 km sambil menjunjung dulang yang berisi berbagaia macam makanan khas Lombok. Prosesi Ngejot adalah kegiatan mengantarkan sesaji (dulang) dalam bentuk makanan kepada orang tua atau keluarga yang dituakan sebagai simbol ucapan terimakasih, rasa bakti hormat sekaligus sebagai ucapan permintaan maaf sang anak dan keluarganya.

47.

Tarian Dayak Kenyah
Tarian Dayak Kenyah

Nama: Helenamantra

twitter: @helenamantra
blog: http://helenamantra.blogspot.com/
link foto: http://3.bp.blogspot.com/-3ZPhk33Tu0I/UPyojrow5WI/AAAAAAAAAyw/_g2PDW_SXnY/s1600/DSC_0394.JPG

caption: Tarian Dayak Kenyah

Seorang penari dari suku Dayak Kenyah di Pampang, Kalimantan Timur tetap menari di usia senja untuk melestarikan budaya asli Dayak.

48.

Rumah Batak Siallagan
Rumah Batak Siallagan

Nama: Acen Trisusanto
Twitter: @acentris
Blog: http://www.jalanpendaki.blogspot.com / http://www.pecandujalanjalan.tumblr.com
Link foto: http://jalanpendaki.blogspot.com/search?updated-max=2013-01-03T16:22:00%2B07:00&max-results=4
Judul: Rumah Batak Siallagan

Di Pulau Samosir terdapat situs sejarah Batu Persidangan. Batu tersebut adalah tempat untuk merundingkan hukuman bagi penjahat. Namun, disekitar batu itu, terdapat rumah-rumah adat khas Batak. Dari deretan rumah-rumah di atas, terdapat rumah laki-laki dan rumah perempuan dengan ciri khas yang berbeda.

49.

Warna warni Dayak
Warna warni Dayak

Hola!

Akhirnya memberanikan diri untuk ikutan turnamen foto :)

Nama: hanny
Twitter: @tentanghanny
Blog: http://tentanghanny.wordpress.com/2013/01/21/warna-warni-dayak/
Link foto: http://tentanghanny.files.wordpress.com/2013/01/321.jpg

Judul/keterangan foto: Warna warni Dayak

Terus terang saya ga tau makna lukisan yang saya temukan di dinding bawah Rumah Adat Dayak Betang di Pontianak ini. Rumah yang tak berpenghuni pun tak terawat. Hanya dijaga oleh seorang bapak tua. Sayangnya tak bisa ditanyai karena dia ngumpet dibalik bangunan. Muncul untuk menegur saya ketika momotret lukisan ini. Lalu menghilang dalam sekejab. Saya tertarik memotretnya karena lukisan ini khas suku Dayak. Warnanya juga sungguh menarik. Mungkin kalo nanti ada yang ke Pontianak, bisa cari tau artinya? :)

50.

Kotak Pos
Kotak Pos

Nama: Dian Rustya
Twitter: @awardeean
blog: http://awardeean.wordpress.com/2013/01/21/kotak-pos/
link foto: http://awardeean.files.wordpress.com/2013/01/dsc00751.jpg?w=820
judul: Kotak Pos

Kotak pos ini saya temukan disalah satu bangunan di kawasan Jembatan Merah. Kotak surat yang terbuat dari besi dan kayu ini berbeda dengan kotak surat pada umumnya. Tampilannya tampak usang dan ada beberapa bagian yang mulai terkelupas catnya. Tulisan dengan ejaan lama ditengahnya semakin menegaskan bahwa usia kotak surat ini sudah cukup tua.
Mungkin saja kotak surat kuno ini sudah terpasang disana sejak sebelum peristiwa 10 November 1945. Mungkin saja dia pernah menjadi saksi bisu sejarah kala itu. Mungkin saja … Bisa saja kemungkinan itu salah, bisa juga benar. Tetapi pertemuan tidak sengaja dengan kotak pos ini berhasil membuat saya bernostalgia tentang peristiwa perjuangan arek-arek Suroboyo yang sekarang diperingati sebagai Hari Pahlawan 10 November.

51.

Monumen Sepeda Raksasa di Jeddah
Monumen Sepeda Raksasa di Jeddah

Nama : Mechta
Blog : Punya Mechta http://mechta.blogdetik.com
Judul Foto : Monumen Sepeda Raksasa di Jeddah
URL : http://mechta.blogdetik.com/2013/01/21/dari-mana-asal-si-sepeda-raksasa-ini/
Keterangan Foto :
Foto ini kuambil dari dalam bus yang kami tumpangi ketika berkunjung ke Kota Jeddah di akhir tahun 2011 lalu. Meskipun banyak yang menyebut patung raksasa itu peninggalan dari jaman nabi Adam … (hehe, mungkin karena sangking besarnya itu sepeda), ada juga yg menyebut monumen itu didedikasikan pada jamaah haji yang bersepeda dari India dan ada beberapa sumber pula yang menyebutkan sepeda raksasa yang tingginya lebih dari 5 meter itu adalah warisan dari mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang menghibahkannya kepada pemerintah Kota Jeddah. Waah… hebat juga kalau benar begitu ya.. :)

52.

Seribu relik pagoda di Bagan
Seribu relik pagoda di Bagan

Nama: Tatz Sutrisno

Twitter: @t4tz18
Blog: http://t4tz.blogspot.com/
Link foto: http://1.bp.blogspot.com/-KwjDSDEYU68/UP09kcb-JVI/AAAAAAAADZ8/eRZtomUEtt8/s640/Burma+from+CANON+509+copy.jpg
Judul: Seribu relik pagoda di Bagan

Seperti cendana di musim hujan, komplek Candi dan Pagoda di Bagan-Myanmar menyebar di sekeliling Pagoda paling tinggi yang saya naiki pagi itu untuk menangkap momen matahari terbit. Pagoda Damma Yazika namanya. Lalu saya tercengang melihat pemandangan pagi itu dari atasnya, Subhanallah~

53.

The Dancer
The Dancer

Nama: Yoel Fermi Kaban
twitter: @yoyoyoel
Blog: http://yoyoyoel.blogspot.com/ | http://yoyoyoel.tumblr.com/
Link Foto:
Judul:The Dancer

Keterangan:

Seorang penari perempuan Karo menarikan “Landek Tonggal Tan” (Landek: menarikan tarian tradisional Karo; Tonggal: tunggal/satu; Tan: tangan) dalam sebuah acara Gendang Guro-guro Aron* , sebuah pesta tahunan bagi masyarakat Karo sebagai bentuk ucapan syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen. Tarian ini merupakan tarian yang hanya ditampilkan pada pesta-pesta/upacara-upacara tertentu. Kini seperti jarangnya kita melihat orang menarikan ini, begitu juga kini jarangnya perempuan Karo yang piawai menarikannya. Kini seperti hal antik, langka. Mejuah-juah :)
*Selengkapnya tentang Gendang Guro-guro Aron klik: http://sosbud.kompasiana.com/2011/11/04/melestarikan-tradisi-di-tanah-perantauan-sanggar-tuah-ginemgem-menyelenggarakan-gendang-guro-guro-aron/

54.

 La danza del Turco
La danza del Turco

Nama: Mindy

Twitter: @mindoel
Blog: http://mindyinbayern.blogspot.com/
Link Foto: http://www.flickr.com/photos/mindyjordan/8401747964/in/photostream/
Judul Foto: La danza del Turco

Keterangan Foto:
La danza del Turco (dance of the Turk) merupakan tarian tradisional di Colca canyon, Peru dan merupakan gabungan dari budaya, mistis dan agama. Tarian ini biasanya diadakan antara bulan Mei dan September. Kebetulan sekali “disambut” oleh tarian ini sewaktu mengunjungi desa Canocota, salah satu desa di Colca canyon dengan ketinggian sekitar 3.000mdpl.

55.

Diponegoro
Diponegoro

nama: dayni
twitter : @daynif
blog : http://braincrashing.tumblr.com/
link foto : http://24.media.tumblr.com/f3f1f77472e6f27926373330f7c2c175/tumblr_mh05jc9uDz1r51r47o1_1280.jpg
judul foto : Diponegoro

caption:
Pada salah satu pojok Fort Rotterdam, Makassar. merupakan tempat penahanan Pangeran Diponegoro (1785-1855). Beliau dipindahkan ke Fort Rotterdam pada 1834, kemudian meninggal dan dimakamkan di Makassar. Melihat ruang tahanan di Fort Rotterdam ini menyisakan sedikit gelora perjuangnan. Dahulu saat ruang tahanan masih digunakan untuk pembangkang melawan penjajah, yang biasa kita sebut pahlawan.

56.

becak melaka
becak melaka

nama: Rinta Adita
Twitter: @rintadita
Blog: http://simalesmandi.wordpress.com/
Link Foto: http://simalesmandi.wordpress.com/2013/01/22/becak-melaka/

Keterangan foto : Berkunjung ke Melaka rasanya belum lengkap kalau tidak mencoba berkeliling menggunakan becak berbunga yang cetar membahana ini. Selain karena lebih ramah lingkungan, wisatawan tidak akan merasa lelah dan panas ketika mengelilingi kawasan bersejarah ini. Beberapa becak bahkan dilengkapi sound system yang dengan kencangnya memutar berbagai lagu baik lagu Malaysia, maupun lagu Indonesia.

57.

Awa Odori Festival
Awa Odori Festival

Nama: Titik

Twitter: @yustha_tt
Blog: http://celoteh4ti.wordpress.com
Link foto: http://celoteh4ti.files.wordpress.com/2013/01/awa-odori-2012.jpg
Link post blog: http://celoteh4ti.wordpress.com/2012/08/28/serba-serbi-cerita-lalu/
Judul foto: Awa Odori Festival

Keterangan:
Setiap tahun pada musim panas, di Jepang ada perayaan Obon yaitu perayaan untuk ‘menyambut’ arwah leluhur yang dipercaya datang mengunjungi anak cucunya pada saat itu. Orang-orang Jepang akan melakukan berbagai upacara penyambutan dengan festival-festival dan juga memberikan persembahan pada para leluruh. Beberapa festival itu di antaranya festival kembang api (hanabi) dan festival bon odori (tarian bon). Awa Odori Festival adalah festival bon odori yang hanya ada di perfecture Tokushima, provinsi di Jepang bagian selatan. Ini merupakan puncak perayaan musim panas di perfecture Tokushima yang diadakan pada tanggal 13-15 Agustus setiap tahunnya.

58.

We have that Sleeping Buddha too!
We have that Sleeping Buddha too!

Nama: Tantri Swastika
Twitter: @tantriswstka
Blog: http://www.timewastermachine.blogspot.com
link foto: http://www.flickr.com/photos/tantriswastika/8405896630/
Judul: We have that Sleeping Buddha too!
Deskripsi:
Nggak banyak yang tau lho kalau di Indonesia, tepatnya di Mojokerto (Jawa Timur) mempunyai patung buddha tidur terbesar ke-3 di dunia, setelah yang paling besar di Thailand. Disana anda hanya perlu membayar sukarela untuk memasuki lokasi ini. Buddha tidur disini menjadi satu bagian dari Mahavihara Majapahit, selain ada Sleeping Buddha disini juga ada relief sang Sidharta, vihara, hingga shelter bagi pengunjung yang ingin menumpang menginap (dan ini tidak dipungut biaya!)

59.

Sebuah hasil karya inkulturasi
Sebuah hasil karya inkulturasi

Nama: Yongky D.
Twitter: @Yongky_D
Blog: http:mimpipejuang.blogspot.com/
Link Foto: http://24.media.tumblr.com/a2a60604c0d7f95ab611e74dad894baf/tumblr_mh1a3lVoQI1r0rrdso1_500.jpg
Judul Foto: Sebuah hasil karya inkulturasi

Keterangan Foto:
Siapa yang menyangka bangunan bermodel Indo-Mogel, perpaduan arsitektur gaya Islam-Hindu dari jaman Kerajaan Mongolia kuno, dengan gaya kubah seperti mesjid dan bentuk bangunan seperti candi membubung ke atas ini adalah sebuah Gereja Katholik.
Graha Maria Annai Velangkanni (Our Lady of Good Health) dibangun oleh Rev. Father James Bharataputra,S.J. pada tahun 2001 terletak di Kota Medan Sumatra Utara. “Gua Maria’ ini meniru aslinya di India, yang mengingatkan kita akan penampakan Bunda Maria pada abad ke-16, ketika seorang ibu (Annai) yang disembuhkan penyakitnya oleh Bunda Maria di desa Velangkanni yang terletak di pesisir selatan India.

60.

Bloody Bench
Bloody Bench

Nama: Kuntum Melati
Twitter: @kmelati
Link: http://genderandtravel.blogspot.com/2013/01/salah-satu-yang-menarik-tentang-culture.html

Judul: Bloody Bench

Salah satu yang menarik tentang “culture and heritage” adalah bagaimana yang terlihat mungkin mempunyai makna yang berbeda dari yang ada sekarang. Bangku di Templo Mayor ini contohnya. Mungkin bagi kita terlihat seperti bangku batu biasa, tidak bernilai. Tapi di jaman Aztec, bangku ini merupakan tempat pemujaan berlangsung. For Aztec, offerings include a lot of bloods, as they even took your heart when it’s still beating. Gory goryy yes, but they got wicked culture, beyond imagination.

61.

Batik Tulis Bali
Batik Tulis Bali

Nama :Riri sagita
Twitter : @ririsagita
Blog : http://memyselfandthejourney.blogspot.com
Judul Foto : Batik Tulis Bali
Link foto : http://memyselfandthejourney.blogspot.com/2012/06/fakta-menarik-dibalik-kata-batik.html

Salah satu foto ketika saya mengunjungi pembuatan batik tulis di Gianyar, Bali.

Batik tulis dengan teknik canting yang dinobatkan sebagai World Heritage “Warisan Budaya Tak Benda” oleh UNESCO, artinya, yang diakui bukannya “benda-nya”. Bukan sehelai kain batik. Bukan motif-motifnya. Yang diakui sebagai warisan budaya dunia adalah prosesnya. Tepatnya, proses pembuatan Batik Tulis, bukan batik cetakan atau sablonan. (diambil dari tulisan Ve Handojo dalam The Journey 3)

 

Advertisements

267 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s