Review Diva Menscup


Setelah hampir 1 tahun menggunakan menscup merk Mooncup akhirnya bulan September kemaren saya putuskan untuk menggantinya dengan merk Diva.

Kenapa diganti?

Jadi Moomcup yang saya beli kemaren kan nitip sama temen dan dia kayaknya beliin untuk perempuan yang belum pernah melahirkan, padahal walau belum pernah melahirkan saya sudah di atas 30 tahun. Kayaknya beda ukuran juga.

Trus selama mens karena di hari-hari awal mens itu volume mens saya luar biasa banyak, yang ada selalu bocor. Beneran netes-netes, makanya diakalin dengan menggunakan pembalut kain yang nantinya bisa dicuci. Pokoknya begitu berasa bocor biasanya langsung saya bersihkan corong mens-nya haha.

Cuma saya mikirnya apa karena ukuran untuk aku kurang pas jadi sering bocor apa gimana ya? so, waktu Agustus kemaren Matt ke US, saya titiplah mens cup mereka Diva yang sesuai dengan ukuran yang disarankan untuk perempuan di atas 30 tahun. Ukurannya no 2. Emang sih, agak gede dikit trus silicon nya lebih lembut dibanding si Mooncup.

Karena saya cuma pernah menggunakan 2 merek, untuk kenyamanannya saya lebih suka merk Diva. Silikonnya lebih lembut jadi lebih gampang masuk ke vagina. Trus ukuran corongnya juga lebih gede jadi saya mikirnya wah ini bakalan jarang bocor deh, ternyata huhaha….sama aja dong. Tetep bocor karena emang volume mens saya buanyak sekali. Kalau hari 1-2 itu bisa sampai 10-11 kali membersihkan corongnya.

Kekurangan si Diva ini menurut saya adalah ekor corongnya yang pendek. Kalau Mooncup kan ekornya lebih panjang, jadi lebih gampang ditarik pas mau bersihkan. Sementara si Diva lebih pendek jadi pas mens mulai dikit, jadi kayak extra nyari-nyari haha. Kebayang gak ya?

Tapi nih, ada banyak orang juga yang lebih seneng kalau ekor menscupnya pendek bahkan dipotong sampai hampir habis. Kayaknya ini pengaruh ke bentuk tubuh kita sih, ya. Saya suka lebih panjang karena lebih gampang nariknya.

Akhirnya karena gak mau rugi, biasanya untuk hari-hari dimana volume mens saya banyak banget, saya pakai Diva karena pas darah kita penuh, sebenarnya mens cup ini agak turun ke bawah jadi gampang nariknya. Sementara di hari-hari yang cuma dikit saya pakai Mooncup karena nariknya gampang haha.

Untuk kamu yang penasaran pengen nyobain tapi takut, saya sarankan coba cari yang silikonnya lembut. Kata beberapa teman merk Organic Cup, silikonnya lembut tapi kalau menurut saya coba aja merk Diva karena emang senyaman itu dan seenak itu pas proses masukinnya haha.

14 comments

  1. Aku pake G Menstrual Cup yang lokal, harga terjangkau. Baru coba2 jadi pakai yang lokal saja, tapi cukup nyaman, cuma kalau lagi hari 2 lagi banyak2nya, bisa bocor juga

  2. Saya punya yang eva cup tapi belum berani coba.
    Saya udah melahirkan, tapi rasanya malah semakin sempit. Saya curiga itu karena mungkin karena dulu robeknya besar jadi dijahit banyak. Saya takut sakit 😅
    Mbak kalau sebelum dan sesudah mens kan biasanya keluar flek2 gitu aja, waktu itu udah bisa pakai cup nya kah? Maaf kalau pertanyaannya bodoh

    • Aku pakai pas mulai ada flek2 supaya gak ngotorin celana dalam hehe. Enak bgt pake menscup karena berasa kering dan bersih banget. Emang awalnya serem koq. Aku perlu 2 thn buat mutusin make. Coba aja pelan2. Biasanya kalau mens lebih gampang masuk hehe. Awal2 pasti bingung dan takut2 tapi lama2 kalau udh PD malah santai bgt dan bs make sambil merem (sombong haha)

Leave a Reply to mademonin Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s