Berkunjung ke Peternakan Bison di Amerika


Sebenarnya ini perjalanan yang absurd banget. Setelah selesai Natal dan Tahun baru, baru deh kerasa banget musim dingin itu agak-agak kurang seru karena gak bisa keluyuran seenak-enaknya. Apalagi di bulan Januari biasanya di Indiana sudah berasa lebih dingin dari pada di bulan Desember. Entah perasaan saya aja atau emang karena kita mulai bosen 1 bulanan dihajar musim dingin, haha.

Saking kita mulai bosen tapi juga gak bisa pergi jauh-jauh lagi karena Matt tentu mau menghabiskan waktu lebih lama dengan keluarga dan teman sampai nanti kita bisa balik lagi, biasanya kita suka pergi ke tempat yang gak terlalu jauh dari rumah. Biasanya sih perjalanan yang kurang lebih antara 1-2 jam. Terpilihlah peternakan bison ini karena pas musim panas adeknya Matt, datang ke tempat ini untuk survey.

So, peternakan bison ini sekitar 45 menit dari rumah. Tempatnya di peternakan. Jadi kalau kalian suka nonton film-film Amerika yang settingnya itu di peternakan atau di desa, nah, ini persis banget. Sekelilingnya penuh dengan rumah-rumah khas country dari kayu berwarna putih atau warna-warna lembut dengan pintu berwarna merah dan barn berwarna merah menyala yang berdiri di tengah-tengah tanah luas. Saya sebenarnya paling menikmati pergi jalan-jalan ke daerah seperti ini. Seru aja.

Peternakan bison ini cukup luas. Gak kebayang gimana petani-petani di sana bisa punya tanah seluas ini dan gak terlalu banyak pekerja. Biasanya hanya keluarga doang yang ngerjain kebun atau peternakan. Sama dengan peternakan bison ini. Ada toko kecil di dalam peternakan. Mereka jual aksesoris sampai daging. Kita beli daging bison untuk burger dan sandwich. Menurut saya daging bison ini agak alot haha. Entah karena yang saya makan jerky atau gimana. Kalau Matt bilang sih, sama enaknya dengan daging sapi.

Si ibu yang melayani kita setelah bayar-bayaran ngomong “kamu mau liat bison, gak?” ya jelas kita mau banget. Emang itu tujuannya tapi kan karena ini bukan peternakan umum kecuali tokonya jadi agak ragu-ragu mau nanya. Apalagi musim dingin ada banyak sekali peternakan yang tutup. Trus dia bilang kalau dingin banget dan dia gak tahan di luar jadi dia panggil anaknya yang nanti nemenin kita liat bison.

Anaknya muncul gedee banget. Pokoknya lebih tinggi dari Matt. Trus dia sampe heran liat ada Asian bahkan dari Indonesia yang mau liat bison haha. Bison ini sebenarnya mamalia sejenis sapi/kerbau tapi bison adalah salah satu binatang khas Amerika. Dulu banyak banget dan katanya diburu tapi kalau sekarang yang boleh dimakan itu yang dari peternakan. Bison bisa mencapai 2 meter (6.6 kaki) tinggi, 3 meter (10 kaki) panjang, dan berat 900 menjadi 2.200 pound (400–1000 kg). Jadi emang gede banget dan penampilannya beneran bikin insecure. Kalau saya liat bison malah yang kebayang si Beast di film Beauty and the Beast.

Trus si bapak ini bawa kita dong ke tempat bison-bison ini main. Katanya kalau pagi-sore mereka di tarok di luar tapi malem dimasukin karena sekarang dingin banget.

Kita pikir ya udah cuma liat aja gak bisa pegang taunya it’s miracle haha. Ada 2 ekor bison yang manis banget dan bisa saya pegang. Sayang Matt kurang tanggap ambil foto/video saking stressnya dia, saya berani megang bison dan ngelus-ngelus kepalanya. Sumpah ya, saya pun takut haha. Megang kerbau aja gak pernah lah ini ngelus bison. Si bapak ini bilang kalau ada 2 ekor terutama yang ada di foto ini emang disuka disayang-sayang. Paling gemes dia kan lagi main jauh di tengah-tengah lapangan, pas liat si bapak datang, eh dia lari dong terbirit-birit nyamperin trus kayak minta disayang-sayang gitu.

Tips untuk megang si bison ini “harus percaya diri dan gak nunjukin kalau takut karena dia bisa ngerasain energi kita dan bisa bikin mereka lebih agresif”

Mungkin berkunjung ke peternakan bison sebenarnya kurang menarik ya untuk turis tapi kita berdua emang mengurangi banget pergi ke kebun binatang kalau pengen liat-liat binatang. Kita pilih ke peternakan, ikut safari/paket tour di taman nasional atau yah, pergi ke shelter untuk liat binatang. Saya biasanya kalau lagi sedih atau pas lagi di US karena agak bosen juga kadang-kadang biasanya emang pengen liat dan pegang binatang supaya balik lagi seneng-seneng. Mungkin juga karena kangen Tom.

Pengalaman ngelus-ngelus bison sebenarnya cukup menarik karena kapan lagi ya ngelus binatang yang bulunya tebal banget sampai tangan saya tenggelam di dalamnya. Apalagi binatang segede ini ternyata bisa cukup manis juga 🙂

4 comments

Leave a Reply to nyonyasepatu Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s