Mencari Kuburan John Dillinger


Redbubble

Siapa John Dillinger?

Jadi tahun lalu sewaktu kita ke Chicago dan saya sempat 1 minggu jalan-jalan sendiri, iseng ikutan Gengster Tour hehe.

Sebenarnya saya ikutan tour ini karena emang penasaran banget seperti apa sih kehidupan gangster di Chicago. Chicago itu selain terkenal dengan windy city, sebenarnya juga terkenal banget dangan kehidupan kelam gangster dahulu kala. Makanya tournya pasti seru banget. Sebenarnya setelah ikutan tournya ( usd 55 ) saya agak-agak nyesel juga. Kita cuma duduk di bis trus jalan-jalan ngelewatin rute-rute atau tempat-tempat gengster Chicago hidup dan beroperasi dulunya. Apa serunyaaa ya hahaha. Kepengen kan bisa turun, pegang-pegang rumahnya, masuk ke kede Pizza yang sering dimasukin Al Capone hehe atau sekedar berhenti nyobain warung es cream disebelah gedung theater tempat Al Capone ngabisin musuh-musuhnya.

Ok, kita skip cerita tentang Gangster di Chicago terutama Al-Capone. Kita akan beralih ke Jhon Dilliger.

Jadi karena saya memang dari dulu suka cerita gangster (saya kan lahir di Medan yang full cerita mafia. Mulai dari Fendy Keling sampai yang paling terkenal dan dihormati Olo Panggabean) tentu saja cerita-cerita seperti ini menarik saya. Mirip laron ke lampu. Saya sampai maraton nonton lagi semua film God Father dengan bapaknya Matt, Summer tahun lalu hanya untuk mengira-ngira cerita-cerita yang saya dapatkan dari cerita tour haha.

Saya dan Matt kebetulan pergi ke Indiana. Disana kita ketemu satu temen baiknya Matt, Mike, yang ternyata S2 nya itu tentang gangster. Huaaa…….sinting haha. Mike ini kan lunch sama kita, jadi begitu tau saya tergila-gila dengan cerita mafia, langsung lah dia bilang, pulang dari sini, kalian coba deh cari kuburan Jhon Dillinger. Gak jauh koq. Tempatnya bagus dan gak spooky. Kalau kamu beruntung bisa ketemu orang-orang yang maniak banget cerita gangster sampai nyolongin kepingan koin di kuburan Jhon Dillinger hehe.

Siapa Jhon Dillinger itu?

Jhon Dillinger ini adalah salah satu mafia/gangster terkenal di Indiana (Chicago).  JD adalah seorang perampok besar di A.S. selama awal 1930-an. Ia dianggap sebagai penjahat berbahaya yang terlibat dalam tindakan kriminal seperti perampokan terhadap 24 bank, pembunuhan terhadap petugas polisi serta penyerangan empat kantor polisi, dua kali melarikan diri dari penjara, dan menganggap dirinya sebagai Robin Hood era modern. Berita mengenai Dillinger dan kelompoknya, bersama-sama kelompok penjahat lain masa Great Depression seperti Bonnie dan Clyde dan Ma Barker, mendominasi perhatian pers A.S. serta pembacanya selama apa yang kadang juga disebut sebagai musuh publik era (1931-1935), suatu periode yang menyebabkan perkembangan modern FBI. (wikipedia)

Saking terkenalnya ya si JD ini sampai-sampai kuburannya pun selalu didatangi orang, termasuk kita hahaha.

Seperti kebanyakan kuburan di US yang tentunya berbeda seperti di Medan. Kuburan disini lebih bersih dan teratur. Kita muter-muter sampai lama-lama mulai berasa spooky apalagi hujan mulai turun. Saya dan Matt konyol juga sih nyari kuburan sore-sore. Demi apa coba haha. Untungnya setelah muter-muter beberapa kali dan dikasih tau rombongan yang lagi bekerja membersihkan kuburan, ketemu deh kita.

John Dillinger
John Dillinger
John Dillinger
John Dillinger
John Dillinger
John Dillinger – nah itu koinnya yang banyak dicolongin katanya.

John Dillinger

Jadi kuburan si JD ini bersebelahan dengan keluarga-keluarganya. Kuburannya rapih dan bersih trus tadinya saya penasasran emang duitnya itu siapa yang mau nyolongin ya haha.

John Dillinger
John Dillinger

Awalnya sih saya semangat banget ya nyari kuburan disini apalagi kan tempatnya bersih tapi lam kelamaan karena hari mulai gelap, hujan plus banyak pepohonan besar koq saya berasa serem juga. Kita muter-muter dengan mobil juga bolak balik ke tempat yang sama melulu. Yaiyalah hahah kan rutenya emang muter-muter aja.

Kayaknya kalau balik lagi ke US, terutama kota-kota yang terkenal dengan gangsternya saya pengen nyobain ikutan tournya lagi deh. Seruuuuuuuu 🙂

Advertisements

31 comments

  1. Suka bad boy mba? Seru sih dengar kisah gangster. Yg plg kuingat Al Capone. Bonnie & Clyde. Tapi menurutku lebih seru lagi cerita polisi2 yg nangkepin mereka. Apalagi jaman J Edgar Hoover. Eh. Asyik ya disana ada turnya segala.

    • Sukaaa hahahah….

      Al Capone, Bonnie and Clyde emang terkenal banget sih ya. Filmnya juga banyak. Baca atau nonton cerita gangster ini emang seru yaa. baik polisi atau pelakunya

  2. mbak non ngeri nih tour-nya,, gangster tour,,, hihihi cm yang kekuburan aq gak berani deh kayanya, ngeri aja gitu mbak apalagi kaya mbak non sore2 ujan2 udah kicep duluan

  3. Hahaha, memang kalau nggak salah pernah beberapa kali denger nama ini di film-film gitu Non. Memang cetar ya sepak terjangnya dulu kayaknya….

    Btw, Chicago menarik gak sih Non kotanya buat liburan seminggu gitu? Penasaran, hahaha 😛 .

  4. Aku juga punya satu fase dimana aku tergila-gila sama cerita mafia, terutama mafia Cina di Amerika Serikat pas akhir abad 19 sampe awal abad 20. Saking tergila-gilanya, subjek itu jadi subjek skripsi S1 aku. Seru banget baca buku-buku tentang organized crime mereka yang ternyata diinspirasi dari kelompok rebel jaman dinasti dulu. Konsepnya dibawa imigran Cina ke Amerika Serikat.

    Kalo mbak ada waktu di Amerika dan kalau ke San Francisco, coba deh main ke Chinatown-nya… Sampe sekarang bekas2 kantor mafia Cina masih ada walaupun suka berganti fungsi jadi restoran atau rumah biasa. Di New York juga gitu. Bahkan rumah tempat salah satu pembunuhan juga masih ada, di atasnya restoran Cina.

  5. Wah, seru amat temennya Matt riset tentang Gangster Non! Memang masa itu gangster merajalela sekali. Aku juga penasaran gimana Chicago waktu jamannya mobsters ini plus jaman alkohol dilarang 😀

  6. disini lagi heboh lho non ada cold case mengenai gangster jg yg membernya para polisi gitu dan ini kejadiannya thn 90 an tp buktinya ga kuat, baru muncul belakangan ini lagi. Dan yg ga kalah heboh ada gangster dari Brugge yang membernya perempuan2 gitu….

  7. Aku tau soal John Dilinger itu gara-gara nonton film Public Enemies itu. Gak tau ya, walaupun dia penjahat tapi pas nontonnya aku kok simpatik sama dia, dan sedih waktu dia pada akhirnya tewas hahahaha

  8. Seru juga ya… di Indonesia ada nggak ya tour semacam ini… hehe 😀 BTW, di Aceh pernah saya dengar ada tour Gerilya GAM. Katanya mereka bawa kita ke rute-rute pelarian dan persembunyian di hutan, jalur-jalur pemasokan logistik dan lainnya. Tapi, saya pernah ikut ini program.. hehe 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s