Naik Gunung, yuk


Pic source : hms27010yulis.wordpress.com
Pic source : hms27010yulis.wordpress.com

Tau gak salah satu keinginan saya adalah naik gunung. Gak tanggung-tanggung, gunung yang dipengenin adalah Rinjani. Kenapa pengennya Rinjani? emmmm karena namanya kece hahahaha. Masalahnya kepengenan saya itu gak sebanding dengan usahanya yang tidak dimulai-mulai dari sekarang.

Taon 2007 salah seorang temen saya (Roni Lombok) ngajakin saya naik gunung Rinjani. Setiap kali saya ke Lombok pasti dia ngiming-ngimingin naik bareng teamnya. Roni ini ceritanya punya travel yang ngurusin pendakian ke Rinjani. Di iming-imingin gretongan tapi harus mulai olahraga ini itu. Saya setiap kali di Lombok pasti semangat 45 dong. Pokoknya mau naik. Semangat!  ehhh begitu balik ke Surabaya, langsung lupa hahaha. Lupa selupa-lupanya sampai hari ini. Lupa kalau harus latihan maksutnya. Syarat dari temen saya itu harus mulai olahraga minimal 6 bulanlah. Olahraganya pun udah ditentukan sama dia (sekarang lupa) . Kenapa harus olahraga, karena saya lempis alias lemah pisik (pake p haha).

Kalau sekarang ditanyain masih pengen ke Rinjani, jawabannya masih pengen tapi boleh gak kalau ditandu aja, haha.

pic source : sembilanstudio.com
pic source : sembilanstudio.com

Setelah itu gunung kedua yang saya pengenin adalah Mahameru/Semeru. Gimana gak congkak, ya hehe. Bromo/Mahameru adalah tempat yang saya suka banget. Pokoknya cinta mati. Selama di Surabaya entah udah berapa kali saya ke Bromo tapi………naik gunungnya emmm, gak tau kapan bisa hehehe. Kendalanya cuman satu, saya gak pernah latihan untuk bisa naik gunung. Kalau dipaksain, mungkin bisa tapi 10 hari baru nyampe kayaknya.

Pernah nih supir jeep cerita ke saya (sewaktu pembuatan film 5 cm) salah satu aktornya yang bertubuh besar walaupun ngos-ngosan dan setengah mati akhirnya berhasil juga naik kepuncak. Bisa dipastikan kalau saya sabar dan sehat, menurut si bapak kemungkinan besar saya juga bisa naik ke puncak. Saya sih pas diceritain kayak gitu, semangat dong tapi gak juga melakukan usaha-usaha naik gunung heheh. Parah. Niat doang nih.

Pic source : www.wiranurmansyah.com (Wira, pinjem fotonya, ya)
Pic source : http://www.wiranurmansyah.com (Wira, pinjem fotonya, ya)

Gunung ketiga adalah Tegal Alun Garut ya kalau gak salah. Kenapa pengen kesana? karenaaaa…..pengen liat bunga edelweis. Pengen banget ngeliat yang bener-bener hidup dan pohonnya masih nancep ditanah. Selama ini ngeliatnya diselalu ditangan pedagang bunga. Makanya saya suka banget nongkrongin blognya Wira karena selain fotonya doi bagus-bagus, kadang-kadang pas dia naik gunung, fotonya bikin semangat 45. Semangat pengen liat langsung hahaha. Masalahnya sekarang kayaknya udahlah, saya mesti pasrah cuman liatin foto doang. Lutut suka gemeteran kalau naik-naik. Naik turun kursi aja ngos-ngosan, koq yah pengen naik gunung.

Pic source : trekkingsemeru.com
Pic source : trekkingsemeru.com

Alhamdullilah, akhirnya ada juga gunung yang udah pernah saya panjat hehe. Gunung Ijen ini saya datangi sekitar tahun 2007. Awalnya cuman mau ke kebun kopi ehh khilaf sampai naik ke atasnya. Lumayanlah, paling enggak pernah nyobain naik gunung. Untuk menuju puncaknya, saya harus berhenti ratusan ribu kali *ok lebay* tapi beneran saya berhenti-berhenti melulu. Aduh……….untungnya puncak gunungnya kece banget, kalau enggak saya udah ngamuk-ngamuk kayaknya hehe.

www.flickr.com
http://www.flickr.com

Nah….ini adalah gunung Sibayak di Sumut. Gunung ini jadi kepengen dipanjat karena Eviana, temen saya dikantor 2 minggu lalu baru naik gunung ini hanya dalam waktu 1 1/2 jam aja. Iya…iya…..itu Eviana yang cuman perlu 1 1/2 jam, tapi kalau saya mau nyoba mungkin saya butuh 10 jam, ya kan….ya kan…. hehehe.

Emang kalau diliat2 pemandangannya gak sekece yang lainnya tapi…..yg namanya gunung pasti istimewa. Apapun itu. Makanya saya penasaran. Sejak hari ini saya suka nanya ke Evi, “kamu kalau pergi ajak2 mba, ya. Awas kalau enggak.” huhahahha. Pake ngancem!

Kenapa saya koq penasaran banget naik gunung? gak tau juga kenapa, kayaknya gak ada alasan penting selain saya pengen ngeliat kayak apa sih dari atas sana itu 🙂 Kalau ada yang bilang abis naik gunung jadi ngerasa kecil dan bersyukur banget ke Tuhan, emmm saya sih ngerasa gak perlu naik gunung deh. Emang seharusnya bersyukur dan inget ada Tuhan yang mesti kita sembah aja.

Salah satu kelemahan saya adalah males olahraga, padahal naik gunung kan butuh stamina yang baik. At least gak gampang pingsan. Sementara saya kelaparan atau kepanasan aja bisa pingsan 😦 cobaaaa ya.  Sekarang kalau saya ngomong ke Matt tentang keinginan naik ke tempat yang lebih tinggi, dia selalu bilang “Hmm…..kamu inget waktu kita ke tempat A, berapa juta kali mulut kamu gak bisa berhenti bilang give up Matt” huhahaha. Kejam banget!

Ya udahlah, kalau emang bisa naik gunung suatu hari nanti, alhamdullilah banget. Kalaupun gak berhasil paling enggak saya udah nulis disini betapa pengennya saya, ya kan 🙂

Gimana dengan kamu? pengen juga gak?

 

 

Advertisements

144 comments

  1. Kalo bisa naik Ijen, pasti bisa naik Bromo, Mbak…. Ijen lebih terjal. Saya sekarang lagi rencana berenti ngerokok (udah dari dulu sih huehe) supaya bisa naik gunung-gunung yang tinggi dengan kondisi fit 😀

  2. Non, gue dulu juga ngayal jadi pendaki kalau ntar kuliah….. tapi ga pernah terwujud, hehe…

    Tapi kalau ke bromo ngga bisa digolongkan pendakian gunung dalam arti yang sebenarnya kan yaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s