Oh Corona


Gara-gara Covid-19 saya yang awalnya “santai tapi waspada, ya” aja walau tetap memantau berita tapi lama-lama mulai gelisah juga, terutama setelah di Medan mulai ada berita kalau di rumah sakit ada suspect Corona yang sedang dalam pemantauan.

Sebenarnya untuk social distance atau jaga jarak, saya sih gak bingung-bingung amat bahkan gak bakalan kehabisan ide juga mau ngapain karena sudah terbiasa di rumah. Sendirian main sama Tom doang. Jadi ada aturan seperti itu ya gak ngaruh juga haha. Apalagi belakangan ini saya emang makin malas keluar rumah karena terkadang terlalu banyak “drama” juga mending di rumah aja. Wuihhh curhat haha.

Kalau baca-baca berita atau nonton tentang Corona dan efeknya haduh saya tambah gelisah aja. Kayak pengen stop tapi gak bisa haha. Pengen tau ada berita apa.

Oya saya gak ikut-ikutan juga untuk beli-beli hand sanitizer dan masker. Yang ada di rumah atau tas untuk sementara cukup, sih. Lagian karena saya jarang keluar rumah jadi jarang diperlukan juga. Palingan Matt karena dia masih meeting sana sini. Ketemu orang-orang dari luar negeri. Pulang-pulang pengen disemprot disinfektan ya haha.

Sebenarnya saya cukup beruntung juga sejak beberapa bulan ini suka mantengin video-video Korea/Jepang tentang bersih-bersih di rumah jadi sebenarnya sudah dimulai lah bersih-bersih di rumah sendiri hampir setiap harinya. Pas ada kejadian ini, dibilang kaget gak kaget juga. Tetep bersih-bersih kayak biasanya aja dan entah kenapa sekarang itu kayak keliatan aja kalau ada debu atau kotoran hauahha. Keknya parno, ya.

Selain tentu takut kena Corona yang saya paling takutin sebenarnya efeknya. Entah itu secara ekonomi, politik atau semuanya lah. Kek ngerasa serba gak pasti sekarang ini. Ya ampun jadi kebayang gimana kalau gak bisa beli bahan makanan sementara juga gak bisa bercocok tanam. Coba ya, kalau saya sejago Liziqi mungkin gak perlu khawatir kehabisan makanan.

Hari ini Matt juga mutusin untuk kerja dari rumah saja walau di Medan belon ada himbauan seperti itu. Cuma kita pikir-pikir ya, bagusan kita di rumah aja. Keluar hanya untuk beli bahan makanan. Baru kali ini sejak nikah kita beneran mikirin menu untuk seminggu apa aja karena gak mau terlalu sering Go-Food juga. Aduh saya sedih sebenarnya kalau harus berhenti Go-Food huhu karena katanya sudah mulai banyak Ojol yang gak dapat job. Selain itu karena kita mikirin masak seminggu sebenarnya karena mau ngurangin keluar rumah juga sih. Jadi tetep beli bahan makanan untuk kita dan Tom untuk semingguan hehe.

Cuma….tadi pas keluar nyetir gak tau kenapa rasanya di sini itu masih kek biasa-biasa aja. Tetep rame. Restoran juga jam 10an udah banyak pengunjung. Kita belanja kek ikutan amazing race haha. Cepet banget. Dicatetin semua yang mau dibeli dan begitu dapat langsung cuss….kabur haha.

Duh semoga badai ini buruan berakhir ya, sedih bayanginnya kalau tambah parah. Amin

18 comments

  1. semoga ini semua segera berakhir ya mbak…
    DI Bandung sejak anak sekolah diliburkan, mulai pada panic buying di supermarket, segala tisu, handsanitizer,, sama gula pada habis dan banyak yang nyetok makanan.
    Aku sendiri ga neytok makanan banyak di rumah, seperlunya aja mbak…..dan kepikirannya memang jadi sedih banget lihat beberapa orang yg ga punya privileged buat kerja di rumah dan yang usahanya jadi ga bisa jalan karena orang2 mulai social distance.
    dan akupun kepikiran…betapa enaknya yang punya kebon di rumah, ga perlu ribet nyari sayur keluar rumah.

      • Semoga kita semua diberikan kesehatan dan dilindungi dari wabah ini ya, Mbak. Dan semoga wabah ini segera berakhir. Sebenarnya aku dan suami pengen banget travelling bulan ini, tapi harus ditahan dulu karena ada wabah. 😭😭😭😭

  2. Jaga jarak dan membatasi kumpul2 juga buatku jadi gampang. Karena memang sangat jarang kumpul2 haha. Di Belanda Horeca sudah ditutup Non (kalau ga salah sampai 6 April. Kayaknya ada pengumuman lanjutan tapi aku ga yakin). Tapi tempat2 yang bisa beli makanan take away masih buka. Intinya tempat yg buat nongkrong2 dan akan jadi kerumunan, sudah ditutup. Ini juga ga jadi masalah buatku, karena sehari2 ya memang masak sendiri dari dulu.
    Resah banget nih perkara Corona. Puyeng.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s