55 Jam Di Bangkok


Akhir Oktober tahun lalu saya dan teman berkunjung ke Bangkok sebelum melanjutkan tujuan kami ke Luang Prabang Laos. Kalau dulu Bangkok lumayan sering saya kunjungi tapi sejak tahun 2015 hampir gak pernah lagi singgah ke Bangkok. Kangen juga sih, terutama dengan makanannya. Bangkok emang surga makanan dan belanja.

Kami datang dari Medan dengan pesawat paling pagi sehingga begitu tiba di Bangkok saya masih terkantuk-kantuk. Belum bisa check in hotel. Kita nginep di salah satu hotel dekat daerah Pratunam. Buat yang suka belanja pasti tau banget daerah ini. Kebetulan temen saya jalan, Tita pernah tinggal di Bangkok beberapa tahun dan tinggal di daearh ini jadi kita putuskan untuk menginap di daerah ini saja selain emang Tita mau bernostalgia dan belanja.

Tom Yam Sea Food

Setelah check in hotel, kami memutuskan untuk langsung makan haha. Penting banget langsung makan begitu nyampe Bangkok. Awalnya pengen ke restoran Maedah. Restoran Maedah ini salah satu restoran halal di Bangkok. Dulu sewaktu sering nemenin adek saya belanja untuk butiknya kita hampir setiap hari makan di sini. Letaknya memang strategis. Persis di tengah-tengah keramaian pasar tapi di dalam gedung sehingga nyaman dan dingin haha. Makanannya pun boleh dilaga karena enak. Favorite saya telur dadar + tom yam dan maroko tea.

Oya, karena sudah lapar kita putuskan untuk nyoba restoran lain. Kita pesan tom yam dan telur dadar oyster. Memang di Bangkok 2 makanan ini paling terkenal tapi kalau boleh jujur, saya lebih suka telur dadar biasa sehingga tidak terlalu berlemak.

Hari pertama kami habiskan dengan menemani Tita belanja di pasar dan mall dekat Pratuman. Dilanjutkan malamnya ke daerah Backpacker paling terkenal di Bangkok karena film yang dibintangi Leonardo Dicaprio. Khaosan Road buat minum dan tadinya mau cari mie yang kata Tita enak tapi yang jual ternyata gak tau pindah ke mana haha.

Hari kedua bangun siang trus mandi dan sarapan deket-deket hotel alias Maedah. Gila ya, Bangkok ini emang surga makanan jalanan. Kayaknya susah komen mana yang terenak atau gak enak. Semua rasanya punya rasa yang sama. Sama-sama enak. Di manapun makanan yang kita makan gak pernah salah. Biasanya nih, dulu saya paling suka pagi-pagi minum Thai Tea, jadi kita juga pesen teh yang sama tapi kali ini persis yang deket KBRI haha.

Oya, ngomongin Maedah jadi kemaren kita makan dong. Lepas sudah candu dan kebiasaan. Maedah ini emang terkenal sih sebagai restoran halal di daerah Pratunam. Pokoknya rata-rata pedagang pasti pernah makan di sini.

Setelah makan dan bingung mau ngapain akhirnya kita ngemall aja. Panas gila haha.

Trus main ke temple buat nunggu matahari terbenam yang entah kenapa hari itu berkabut sehingga warnanya tidak terlalu keluar. Lanjut lagi jalan-jalan di gang-gang buat gak ngerti mau ngapain haha. Foto-foto aja.

Lanjut kita ke Asiatique. Saya lumayan suka tempat ini buat makan dan minum-minum sekalian belanja.

Akhhh nulis ini asli jadi kangen Bangkok deh! tepatnya kangen makan-makan.

16 comments

  1. Mba noni, bisa aja nemu kucing dengan 2 warna mata. unik banget yahh. plus makanannya, wihh bikin ngilerrrr, oh tom yum dan kawan2. yum yum. hahahha

  2. 55 jam doang, tapi cerita dan fotonya banyak yang bagus ^^

    Emang yaaa.. dimanapun berada yang terpenting adalah… makanan dan mengabadikan (dalam bentuk foto)..

    Btw kucing putihnya bagus beneer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s