Amer Fort, Benteng Cantik di Atas Bukit


Amer Fort Jaipur – India

“Besok pagi jangan terlambat” pesan Naru kepada kami sebelum mengantarkan kami ke hotel malam itu. 

Kenapa jangan sampai telat, soalnya hari itu kami akan mengunjungi beberapa tempat wisata di Jaipur. Telat dikit buyar sudah rencana perjalanan yang hampir setiap hari saya rencanakan haha. Selain itu menurut Naru lebih baik kami sampai di Amer Fort pagi hari supaya tidak terlalu ramai.

Pagi harinya seperti yang dikhawatirkan Naru, kami telat 30 menit. 4 perempuan traveling itu ternyata emang susah buat tepat waktu. Setelah menaiki mobil “Waduh kalian telat, pasti sudah ramai di sana. Oya jangan lama-lama di sana ya, saya mau bawa kalian ke tempat lain” kita hanya mengganguk sambil mulai memperhatikan jalanan.

Jangan lupa nonton video di bawah ya 🙂

Mobil dengan segera meninggalkan kota Jaipur yang ramai dengan klakson, manusia hilir mudik. Perlahan pemandangan berubah menjadi tanah-tanah merah (saya kira sedikit tandus) kering. Rajasthan memang sebagian daerahnya adalah padang pasir atau savana. 

Setelah kurang lebih 45 menit menyetir dari kota Jaipur, kami bisa melihat dari kejauhan benteng Amer atau terkenal dengan Amer Fort. Berdiri gagah disepanjang bukit. Menurut 3 orang temen saya yang sudah berkunjung ke Great Wall di Cina, benteng ini mirip banget. 

AMer Fort
Amer Fort Jaipur
Amer Fort Jaipur

Jalanan menuju ke bukit sebenarnya cukup curam dan tinggi. Ada 3 pilihan untuk naik ke benteng. Naik mobil seperti kami, naik jeep yang bisa disewa di kaki bukit atau naik gajah yang tentu saja tidak saya sarankan. 

Old town Amer Fort Jaipur

Setelah melewati jalanan kecil berliku dengan kiri kanan rumah penduduk atau toko kecil (sumpah pengen berhenti belanja cooper ) sampailah kami di halaman parkir. Dari sini bisa lihat kota tuanya Jaipur. Cantik banget. Saya cukup lama berdiri di sini untuk melihat betapa kota kecil yang terlihat kumuh ini berubah menjadi kuning keemasan ketika matahari menyinari. 

Old town Amer Fort Jaipur
Amer Fort Jaipur

Pintu masuk ke istana yang dinamai Ganesh Gate dibangun untuk menghormati dewi Shila Devi.

Cuma saya sempet bingung deh. Jadi gajah di India kan termasuk Dewa. Ganesha namanya. Zaman dulu raja memiliki pasukan dengan gajah padahal kan dewanya, ya. Kalau sekarang pun mereka punya pasukan gajah untuk ngangkut turis padahal seharusnya kan dewa orang India, kenapa dibolehin naik? kata si guide gpp naik selama turis, kalau mereka gak boleh naik. Menurut saya seharusnya gak boleh aja naik semuanya haha. Diatur ajaaa…..

Istana yang dibangun pada tahun 1550 berada di atas bukit Cheel ka Teela.  Cheel ka teela sendiri merupakan bagian dari rantai perbukitan Aravalli yang membentang sejauh 692 KM di India bagian Utara. Bukit cantik ini akhirnya dipilih menjadi benteng dan juga kerajaan. Seingat saya guide menyebutkan kalau susah mendapatkan air dari atas bukit sehingga raja melakukan sesuatu sehingga mereka tetap mendapatkan pasokan air.

Amer Fort Jaipur
Amer Fort Jaipur

Ahhh ya, ada sebuah danau besar yang fungsinya untuk hiasan dengan taman di tengah-tengahnya. Danau itu dinamai Maota. Danau buatan ini jugalah yang dengan sengaja dibuat untuk menampung air hujan. Fungsinya tentu saja untuk memenuhi kebutuhan air seluruh benteng dan istana. Orang zaman dulu koq bisa ya mikirnya udah secanggih itu. Taman di tengah-tengah danau sebenarnya kalau sekarang menurut saya tetep cantik tapi dulunya ditanami Saffron. Mungkin sekalian untuk bumbu masakan.

Danau Maota Amer Fort

Amer Fort atau Amber Fort adalah 1 bangunan yang sama. Benteng dan istana ini didirikan oleh Raja Shri Maan Sing Ji Saheb atau biasa dikenal sebagai Maharaja Man Sing I. 

Memasuki benteng kerajaan sebenarnya kita bakalan melihat lapangan dengan pintu gerbang tinggi. Kebayang dulu pasukan gajah bolak balik masuk ke sini membawa maharaja dan rombongannya. Guide yang kami sewa lalu membawa kami ke sisi dalam benteng.

Adalah Shees Mahal yang artinya kira-kira istana kaca. Ini menjadi pusat keramaian di istana ini. Hampir semua orang ingin berfoto di Shees Mahal. Istana kaca ini dihiasi oleh mosaik bermotif kaca berwarna. Pokoknya keren banget. Guide sempat menyalakan mancis (pematik api) dan refleksinya menyebar diseluruh ruangan. OMG……belon pernah saya lihat kerajaan semewah di India. 

Shees Mahal Amber Fort
Shees Mahal
Shees Mahal
Shees Mahal
Terlihat sederhana tapi ukiran ini termasuk yang dipercaya harus disentuh jika di sana. Kalau diperhatikan maka seluruh ukiran ini punya banyak bentuk. Saya lupa apa aja.

Selanjutnya kami melihat ruangan pendingin dan juga ruangan spa. Jaman dulu tempat spa milik raja sudah keren banget dengan pemandangan tiada tara. Cara kerja sederhana untuk membuat air panas yang dialirkan ke kolam lalu membuat air tetap hangat menurut saya luar biasa. Kalau gak pinter kayaknya gak mungkin banget, deh hehe. Paling penting raja ternyata paling tahu untuk menikmati hidup dan bersenang-senang.

Jai Mandir, and the Sukh Niwas where a cool climate is artificially created by winds that blow over a water cascade within the palace

Menuju ke tempat spa/pemandian panas.

Amer Fort dibangun selama 64 tahun dengan perencanaan yang sempurna. Benteng yang melindungi kerajaan ini terlihat megah dan cantik. Benteng ini juga masuk dalam warisan dunia UNESCO. Gak heran tempat ini menjadi incaran wisatawan lokal dan mancanegara. 5.000 orang berkunjung ke tempat ini setiap harinya dan hampir 1,4 juta pengunjung di tahun 2007.

Amer Fort Jaipur
Jendela ini menjadi salah satu spot berfoto. Kita harus naik tangga lalu antri untuk berfoto. 

Selain itu ada sebuah taman di dalam benteng. Kalau gak salah nama tamannya Dil Aram Bagh yang artinya dapat menenangkan hati. Memang ya, melihat taman bisa membuat hati seneng. Taman yang dilengkapi dengan air mancur kecil ini menjadi tempat beberapa turis untuk istirahat atau sekedar berfoto. 

Amer Fort Jaipur
Amer Fort Jaipur


Namanya pun istana ya, jadi kita sempat masuk ke museum (kira-kira museum karena banyak barang-barang koleksi kerajaan) lalu masuk ke istana puteri dan ratu. Jadi ratu punya ruangan khusus yang di atas plafonnya diberi ukiran posisi-posisi kamasutra.

Amer Fort Jaipur
Amer Fort Jaipur
Amer Fort Jaipur
Amer Fort Jaipur

Sayang saya hanya punya waktu sedikit di tempat ini padahal guide kami bagus sekali, demen cerita dan yang terpenting informasinya menarik. Cerita tentang raja dan istananya pun rasanya belum puas saya dengarkan. Mungkin suatu hari harus kembali ke India dan kembali mendengarkan banyak cerita yang menarik sambil jalan-jalan yang bukan sambil lari-lari haha.

Satu hal yang pasti ketika kamu di India, usahakan tidak traveling terburu-buru. Di sana semua berjalan santai dan setiap moment harus dinikmati. Semua indra mesti diaktifkan karena banyak hal-hal baru. Seperti yang saya lihat di bawah ini. Cobra show yang sampai hari ini saya sesali ngapain ditonton tapi penasaran. Errrr……

Baru kali itu saya liat cobra show. Si pemilik cobra berkali-kali memukuli kepala ularnya. Saya tidak pernah suka hewan melata. Jijik dan takut sebenarnya cuma melihat ular dipukulin kepalanya hanya demi dapatin duit rasanya brutal banget. So, kalau kamu ada kesempatan ke India, please jangan ulangi kelakuan saya yang nonton cobra show. Asli gak ada untungnya juga.

India untuk saya adalah sebuat negara yang sangat menarik dengan semua cerita. 

10 comments

  1. Aku fikir India ini sejarahnya panjang banget ya mbak. buktinya kerajaannya banyak dan khas banget dengan budaya Indianya. Pasti seru lihat bangunan bangunan di sana.
    Semoga bisa ke India paling gak sekali deh 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s