Weekend Rekomendasi – Perkara Bulu Mata


Saya tahu penulis buku ini, Nina Addison sejak dari Multiply. Tulisannya di blog selalu menyenangkan dan bikin ketagihan. Saya sempet juga berkirim email dan bertukar komen di FB terutama sejak saya membaca beberapa buku Nina (Nien) terdahulu seperti Morning Brew, Kismet dan Wander Women.

Untuk Perkara Bulu Mata, saya baru tahu kalau novel ini ternyata dulunya ada di Wattpad. Saya ketemu novel ini 2 minggu lalu ketika muncul di applikasi membaca online @GramediaDigital yang langsung saya download.

Novelnya sama seperti yang sebelumnya. Ringan, menyenangkan dan bikin ketagihan baca. Saya termasuk orang yang kalau baca novel/buku itu biasanya gampang sekali bosen. Apalagi karena bacanya online plus berlangganan jadi belon kelar satu buku sudah download buku yang lain. Begitu aja terus sehingga terkadang 1 buku bisa dibaca sampai 2 bulanan.

Perkara bulu mata bercerita tentang 4 orang yang bersahabat karib. Lucunya setelah bertahun-tahun berteman mereka ternyata jatuh cinta satu sama lain. Muncul deh konflik dan perasaan enak gak enak karena si Vira ketahuan naksir si Jojo. Oya, tokoh sentralnya bernama Vira, Jojo (pasti bukan karena Jojo pemain bulutangkis itu), Albert dan Lilian. Lalu ada Zendayya yang adalah sepupunya Vira dan JC si artis ganteng yang bikin Jojo kelonjotan.

Pas baca novel ini untuk karakter Vira terkadang saya mikirnya dia mirip Nien (penulisnya dan iya saya sok akrab haha) soalnya dulu kalau gak salah Nien kerja di majalah juga. Jadi mau gak mau malah kepikiran si penulis hehe. Eh tapi di akhir cerita Nien cerita siapa yang mengilhami karakter-karakter tersebut.

Lalu yang bikin saya seneng juga karena ada setting di Praha. Entah kenapa rasanya seperti nostalgia dengan beberapa tempat yang disebutkan di sini. Mau gak mau kayak memutar kenangan lagi. Oya, si patung ini kemaren saya dan Matt berdoa gak ya, ehhh sempet ngusap-ngusap patungnya gak ya, gitu-gitu deh.

Sebenarnya dari awal membaca novel ini saya sudah bisa menebak ceritanya. Alurnya gak ribet-ribet banget. Namanya pun bacanya gak perlu pake mikir ya hehe. Saya selesaikan novel ini sekitar 4 jam dan paling pas emang saya baca pas lagi di pesawat karena lumayan bisa ngurangin stress haha.

Untuk kamu yang lagi nyari-nyari bacaan ringan dan gak bikin mikir banyak mungkin ini bisa menjadi salah satu rekomendasi akhir minggu.

 

Advertisements

7 comments

  1. akh jadi pengen baca deh, lg demen sama buku2 yang menghibur yang kilat bacanya.. mbak non aq rekomen buku juga boleh yah… hihihi coba baca resign, agak2 mirip alur ceritanya gak pake mikir, cepet deh selesainya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s