I Left My Heart in San Fransisco


Tentu dari beberapa orang yang membaca blog ini tau lagu I Left My Heart in San Fransisco. Saya suka sekali lagu tersebut tanpa pernah berpikir kalau suatu hari nanti saya akan melihat kota San Fransisco dan meninggalkan sekeping hati saya diantara denyut kota cantik ini.

San Fransisco bukanlah salah satu kota yang ingin segera saya datangi. Tidak pernah juga masuk dalam bucket list saya. Kota ini saya tahu dari film series Full House, Golden Gate dan tentu saja Sillicon Valley.

https://www.thrillist.com/entertainment/san-francisco/best-movies-shot-in-san-francisco-ranked

Karena tidak masuk list saya, sehingga ketika Matt gradak grudukย  kasih tau kalau kita akan berangkat ke SF, saya kayak yang antara semangat dan tidak semangat. Sebabnya tentu saja karena kami berdua baru saja membatalkan rencana ke Seattle karena saya “tertekan” banget harus terbang haha. Jadi berangkat ke SF ini kayak yang beneran saya gak kepengen banget pergi.

Sumpah, saya rasanya beneran gak bisa tahan lagi terbang. Saking gak bisanya mikir mau terbang, semua tetek bengek ke SF Matt yang urus. Sebenarnya sih kita harus ke SF karena Matt ada meeting dan ketemu teman, jadi mau gak mau tetep harus pergi. Saya sempet mikir naik kereta api aja tapi kita baru tau kalau akan ke SF 2 hari sebelum berangkat, sementara dengan kereta api dari Chicago ke SF itu 2 hari 5 jam. So, yah kita tetap harus naik pesawat apapun resikonya.

Skip tentang penerbangan dengan American yang sebenarnya cukup menyenangkan selain turbulence sepanjang perjalanan yang membuat saya demam dan pengen muntah-muntah saking nervous-nya.

San Fransisco sunguh-sungguh akan menjadi salah satu kota favorite saya dan Matt. Sebenarnya Matt sudah pernah ke SF beberapa tahun lalu tapi karena kali ini perginya dengan saya katanya semuanya menjadi jauh lebih menyenangkan, haha. Duh….. ๐Ÿ™‚

Karena saya pergi tanpa mengharapkan apapun sehingga ketika tiba di SF yang ada saya kayak terperangah terus menerus. Rumah-rumah tua berbentuk jahe disepanjang jalan. Jalanan naik turun curam sehingga membuat kaki rasanya mati rasa setiap kali harus mendaki. Jangan ditanya berapa kali saya dan Matt memutuskan untuk memanggil UBER huhaha. Iya, kita secemen itu. Saya sih males capek dan cranky. Matt apalagi. Nanjak dikit dia tanya “Uber babe.” Terbekatilah UBER.

Pada tahun 1906 San Fransisco mendapatkan kebakaran dan gempa bumi yang menghancurkan kota ini. Ini juga sebab banyak rumah-rumah yang dibangun tidak mengikuti model lama. Kita bisa lihat rumah-rumah model Victoria bersanding dengan desain-desain modren tapi….tetep saja keren parah. Rumah dengan arsitektur Victoria yang terkenal tentu saja Painted Ladies House. Kalian bisa ketemu foto-foto rumah ini di banyak magnet kulkas dan kartu pos atau segala pernak pernih khas SF lainnya.

Painted Ladies House San Fransisco

Kita mungkin akrab dengan rumah-rumah ini dari film series Full House. Kalau ada yang inget, rumah-rumah ini muncul di credit opening film series tersebut beserta tamannya tempat mereka piknik. Ah…….terharu banget bisa kesalah satu lokasi syuting film yang akrab sejak kecil.

Selama kita di San Fransisco pun cuaca beneran bersahabat banget dengan kita. Weather sekitar 7-13 celcius yang membuat kita cukup menggunakan sweater dengan langit biru cerah. Satu-satunya hari yang sedikit mellow ketika kita ke pulau. Selain itu hampir setiap hari saya nonton matahari terbenam cantik di sekitaran pelabuhan sambil makan kue kepiting yang enaknya kebangetan.

Selain itu karena hotel kita gak jauh dari Golden Gate, hampir setiap hari saya sempet-sempetin ke Marina hanya untuk berjalan-jalan sambil melihat jembatan cantik ini.

Golden Gate San Fransisco

Sebeneranya ada 2 hal yang dicari orang-orang yang suka foto di Golden Gate. Pertama cuaca cerah dan matahari terbenam ketika cahayanya jatuh ke tiang-tiang jembatan yang berwarna merah. Foto lainnya adalah ketika Karl the fog menyelimuti jembatan seperti foto dibawah.

The shallowย fogย that often engulfsย San Franciscoย and the iconic Golden Gate Bridge goes simply asย Karl, and has a Twitter account, @KarlTheFog. How fun is that?ย San Franciscoย is famous for itsย fog. Perhaps no place on Earth (certainly not in the United States) is more closely associated withย fog.

Yeah…orang-orang San Fransisco sampai memberikan nama untuk fog disekitar Golden Gate hehe. Cute Carl ๐Ÿ™‚

San Fransisco juga terkenal dengan transportasi tuanya yang masih sangat-sangat terawat. Mulai dari Cable Car sampai kereta lainnya. Saya dan Matt suka sekali naik transportasi ini walau sebenarnya dipikir-pikir mendingan ngambil Uber kalau males jalan haha.

San Fransisco
Cable Car San Fransisco

Selain itu tidak susah untuk jatuh cinta dengan San Fransisco. Orang-orangnya ramah, anjing-anjingnya baik hati, kucing-kucing sering keliatan ngintip atau jalan-jalan di sekitar taman. Oya, ada banyak bengal cat jalan-jalan di San Fransisco dan salah satunya milik teman Matt. Gimana ya saya gak jatuh cinta.

Sayangnya tanpa bermaksut complain, di San Fransisco sepertinya biaya hidup sangat-sangat mahal. Lebih mahal dari Chicago. Jadi ya, hampir setiap hari kalau kita lagi jalan-jalan atau minum kopi atau ke bar, sering banget kita dengar orang-orang ngobrol tentang betapa mahalnya kota ini compare dengan kota lain. Pernah satu siang ketika kita brunch, tetangga kita ngobrolin trus antara SF dan Chi. Kita jadinya ikutan mikir, emang beneran lebih mahal hehe. Fyi, sewa rumah di SF (kota) katanya sekitar USD 3.500 dan apartemen 1 kamar tidur sekitar USD 1.500. Hmmm cuma karena ini bukan hasil penelitian jadi saya kurang tau bener apa gak. Mungkin yang tahu bisa kasih info. Berasa mau pindah aja haha.

http://www.businessinsider.com/san-francisco-is-more-expensive-than-new-york-city-2014-9

Ah…..6 hari di San Fransisco terasa berlalu begitu saja. Saya dan Matt beneran menikmati waktu-waktu kita disana. Duduk-duduk dipinggir pelabuhan, nonton matahari terbenam, ngobrol tiba-tiba dengan orang asing, keluar masuk jalanan yang naik turun kayak naik gunung haha, sarapan pagi di dinner yang dipenuhi oleh Rainbow Flag people, nyobain kopi Sumatera di sudut jalan Castro yang kuatnya setengah mati, pergi ke pesta Natal yang seru banget dan kaget setengah mati ketika tahu siapa-siapa saja tamu yang datang, disangkain salah satu perempuan dari Amerika Selatan, makan Tacos dan Pho paling enak, dan masih banyak lagi.

Sungguh lagu I Left My Heart in San Fransisco itu bener adanya ๐Ÿ™‚

 

Advertisements

41 comments

  1. Aku pernah ke SF pas hamil….entah krn mood hamil aneh…Aku gak klik sama SF…ku bilang SF ‘kurang berasa Amerika-nya…ih apa coba???!!
    Tapi yg jelas Aku jatuh cinta sama daerah barat alias west side…idamanku si tinggal di Colorado..Durango? Colorado springs? Krn alamnya cantik..dan aura kotanya tuh aktif outdoorsy lah..
    Ini lagi mimpi punya tiny house di CO….๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š

  2. Setujuu banget Non! San Francisco memang asyiiik, tapi mahaaal. Gila dulu di NY aja gak segitunya deh ๐Ÿ˜› .

    Kalau aku lagu yang nyantol banget adalah lagu “San Francisco”-nya Scott McKenzie Non ๐Ÿ˜€

  3. kebayang tuh jalan naik turunnya yg iconic. Hahaha kayaknya emang saking cantiknya jadi lagunya juga pas ya, sekali kesana hati pasti ketinggalan ๐Ÿ˜€

  4. i left my heart in SF too Non, ini lagi cari cara gimana bisa pindah sana hahahaha… btw sayang yaa kita nggak jadi ketemu, bener2 selisipan banget jadwalnya di SF! next time ke LA dong non ๐Ÿ™‚

  5. Aaaak aku baca postingan ini ikutan deg-degan excited juga jadinya. Dulu suka sama SF karena liat di Princess Diaries.. dan pengen bgt tuh nyoba cable car… Wkwkwk

    Btw mbak Non hebat bgt, kl ga salah perjalanan dr Taipei ke Chicago kena turbulensi parah itu kan ya? Tapi masih menguatkan hati naik pesawat dlm waktu yg berdekatan ๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช

    • Nya…iya bener si Princess Diaries kan tinggal disini. Inget kalau dia main skateboard haha.

      Aku batalin ke Seattle koq karena takut terbang tapi ke SF ini kayak harus berangkat karena Matt ada meeting dan mau ketemu temen2nya, jadi yah tetep berangkat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s