
Beberapa minggu lalu saya dikasih 3 bungkus kopi oleh temen saya. Nama kopinya Meeb Koffie. Ini merk kopi yang baru saya denger hehe. Sebenarnya saya udah lama banget berhenti minum kopi paling sesekali kalau emang lagi kangen berat dan pengen nyobain.
Karena penasaran dan kebetulan hari ini saya dan Matt gak ngapa-ngapain marilah kita cobain kopi Meeb ini.
Untuk orang Indonesia minum kopi tentu bukan sesuatu yang aneh. Pagi, siang atau sore selalu minum kopi. Kalau di stasiun tempat si Matt penelitian bahkan biasanya anak-anak asisten punya istilah “morning-morning coffee black” artinya pagi-pagi minum kopi hitam hehe. Untuk saya dan Matt minum kopi hitam biasanya dipagi hari (saya sih udah jarang banget sekarang, ya) tanpa gula. Pahit tapi menggigit dan bikin sadar seketika hehe.
Rini dan Moses, dua orang temen saya yang lagi usaha kopi kemaren ngasih 3 kantong kopi Sumatera yaitu Mandailing, Sidikalang dan Gayo. Ini adalah 3 jenis kopi dari Sumatera yang cukup terkenal. Kopi Sumatera biasanya punya tekstur paling halus dan bercita rasa paling berat dan kompleks di antara beragam kopi di dunia. Sebagian besar kopi Sumatera diproses secara kering (dry-processed), tetapi sebagian lagi melalui proses pencucian ringan (semi-washed). Makanya kalau suka kopi dan ngakunya tukang ngopi harus nyobain kopi Sumatera. HARUS!

Meeb koffie khusus menjual kopi-kopi dari Sumatera. Mandailing, Sidikalang dan Gayo baik robusta dan arabica. Kopi yang mereka jual juga bisa di req ukurannya. Kalau misalnya selalu minum espreso kayak si Matt biasanya kita pakai ukuran 6. Kalau semisalnya suka bubuk dan selalu minum kopi tubruk, bisa, diorder yang powder aja. Pokoknya apapun kebiasaan minum kopi, MEEB bisa ngasih. Ok, ini sedikit cerita mengenai kopi-kopi yang mereka jual.
Kopi Gayo Aceh adalah kopi yang sudah terkenal di dunia dan memang memiliki cita rasa khas dan sudah diakui oleh seorang pakar uji cita rasa (cupper) kopi dunia, Christopher Davidson. Keberadaan kopi gayo juga tak lepas dari sejarah panjang penjajahan Belanda di Aceh bagian tengah pada awal abad ke 10. Pada tahun 1918 pemerintah Belanda menjadikan kopi gayo sebagai produk masa depan, hal ini seiring dengan tingginya minat pasar mancanegara terhadap keunikan cita rasa kopi gayo Aceh.
Kopi sidikalang sudah terkenal akan cita rasanya yang mantap, bahkan bukan hanya di dalam negeri tetapi sampai ke luar negeri. Salah satu pesaing kenikmatan kopi Sidikalang adalah kopi brazil, yaitu salah satu kopi terbaik di dunia. Sidikalang adalah ibu kota Kabupaten Dairi, terletak di daerah pegunungan nan sejuk. Menurut para ahli kopi, kekhasan Kopi Sidikalang didapat dari kombinasi hawa dingin dan jenis tanah di kawasan Bukit Barisan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Di Sumatera Utara terdapat tiga daerah penghasil kopi terbaik yaitu Lintongnihuta, Mandailing, dan Sidikalang.
Untuk yang penasaran dan pengen nyobain kopi Sumatera sekarang bukan hal yang sulit koq. Gampang banget. Kita gak perlu ke Sumatera, duduk manis aja dirumah trus telp atau sms deh. Rini dan Moses membuka toko online untuk Meeb koffie. Pemesanan bisa langsung menghubungi Rini di no 082177609173.
Ps : Bukan postingan berbayar loh hehe, cuman bantuin temen aja jualan.

Source : Wikipedia
Di catet dulu mba :D, look delicious! Aku suka ngopi, minimal pagi siang malam~ tanpa ngopi pasti rasanya ada yang kurang gitu 😀
Malem2 ngopi? serius? gak susah tidur hahaha. Aku masih inget pas ngopi joss, itu semua orang ngopi diatas jam 11 malam
Iya, tiap pulang kerja masih minta dibikinin kopi~ terus abis itu biasanya ngak bisa tidur, sampe jam 1 pagi. Nah, besok pagi ya ngopi lagi di kantor 😛 *dan berulang terus* Kalau kopi jos yang di yogyakarta itu emang tempat nongkrong malem – malem sih 😀
udah kebiasaan ya 🙂 aku sama Matt kalau minum kopi diatas jam 6 sore bisa gak tidur2 hahaha
Haaah, baca ini jadi kangen minum kopi item pekat. Tapi tapi tapiiii. Minum green tea aja dah mules bangettt. Huhuhu.
hihihihi, kamu punya maag ya Dan? biasanya orang yang punya maag suka mules minum kopi
Iyaaa Mbak Non. Sayangny.. Padahal suka banget kopi item. 😦
minumnya setelah makan Dan, kata si Matt. Biasanya gak bikin mules
Sudah dicoba Mbak Nonik. Tapi gak ngaruh sama sekali. Jadi ya sudah. I gave up coffee..
🙂 gak jodoh Dan. Cium2 aja wanginya hehe
Sudah dicoba Mbak Nonik. Tapi gak ngaruh sama sekali. Jadi ya sudah. I gave up coffee.. 😀
Iyaaa Mbak Non. Sayangny.. Padahal suka banget kopi item. Huhuhu 😦
waah iya kopi2 asal 3 daerah ini udah terkenal banget di sana ya..
harumnya itu lho .. mantep
Terkenal di dunia, kak. Hebat ya 🙂
Non kampung kk kan juga salah satu penghasil kopi Mandailing (sebutannya di LN itu Mandheling), kalau udah musim panen.., itu seneng deh lihat biji kopi dijemur di depan2 rumah di atas tikar..
apalagi pas digongseng, wanginya bukan main deh
iya kak, biasanya satu desa bisa wangi kopi ya. duhhh aku pengen kesana jadinya
Kopi Indonesia paling enak menurutku. Hehehe. Jadi pengen coba yang Sidikalang. eh enakan mana Non? Sidikalang atau Gayo?
Waktu kmrn ada dibawain temen dari Medan juga. Enak juga tuh kopinya. Lupa merk apa. Minum sekali yang lain yang abisin. Hiks.
sidikalang yang suka seliweran di IG itu kayaknya ya mba..
iya, yang itu emang terkenal banget
Aku sarapan pagi selalu ditemani secangkir kopi pakai madu. Dulu-dulu pakai gula, mulai setahun belakangan mengurangi gula spy sehat 😀 .
Hehhee, itu coffee-nya ada dieja pake bahasa Belanda ya Non, koffie 😀
Semenjak 3 tahun lalu sudah berhenti jadi coffee addict. Padahal dulu hampir tiap hari tanpa kopi. Tapi berhubung punya maag, selesai minum kopi pasti selalu perut perih. Makin lama nggak sanggup kalo sakit terus akhirnya berhenti total 😦
kebayang wanginya 😀
Dulu waktu alm. Oppung masih ada dan tinggal di Balige, ada kebun kopi mbak Non. Ga gede sih tp lumayan kalo lagi panen suka dijual2in ke pasar xixixi. Mo coba ah.
Aku lebih bisa minum kopl hitam dari pada instan.
Aku malah fokus di typonya, Mbak Non.. “Wihout Permission” apa memang begitu kah? Huahahahah.. 😀 *dikeplak*
Kadang aku kangen nyesap Americano, tapi harus nunggu keadaan lambung lagi baik banget.. Dulu paling sukak Kopi Sidikalang karena rasanya rada asem, yang Gayo pun ngga kalah enak.. 😀
Aku gk doyan kopi, tapi baunya suka sihh 😀
gak tahan minum kopi, bisa mules seharian. tapi suka nyium baunya. 😀
paling top menurut aku tetap kok tong (bentar lagi aku dijitak juga nich). upppsss.. maaf mbak.
tapi berhubung sekarang nga bisa minum kopi (kalaupun kepengen langsung mules). padahal harumnya enak bangat hiksss..
Jadi.. Filosofi yg terkandung dalam kopi ini apa? 😀
aku kok sampe sekrang belum berani nyoba kopi item beneran ya mbaaak ^^cemen^^
main aman aja pake kopi susunya nescafe
Akhirnya, Thanks utk infonya gan. penting benar
buat saya yg berencana dagang kopi, tolong sharingnya