Celana pendek or Celana Panjang ??


Celana panjang or celana pendek ??

Ceritanya nih saya lagi sering perhatikan temen-temen saya yang akan bertemu dengan pria-pria yang dikenalkan or akan bertemu dengan temen baru. Temennn loh ya…..
Nah….saya baru ngeh kalo di pertemuan pertama sering sekali kaum pria menanyakan hal ini, termasuk ke saya, setelah saya inget-inget tentunya.

“ nanti kalo ketemu kamu, boleh gak pake celana pendek ? “.

Dulu saya sih ketawa-ketawa aja denger pertanyaan semodel ini dari pria yang sedang pdkt dgn saya, atau dari pria yang kebetulan hanyalah berstatus temen baru utk saya. tentunya buat saya yang slebor ini pakai celana pendek or celana panjang tidaklah jadi soal, saya lebih mementingkan gimana perlakuan dia ke orang-orang sekitarnya termasuk ke saya. contohnya nih ya….

Contoh 1
Pria tampan, pakai celana panjang khaki, kaos polo rapi , sepatu bagus , wangi, first impresion emang ok deh, tapi setelah kita bertatapan, dia salting [ saya maafkan salting selama 20 menit pertama, selanjutnya come on……..masa mesti salting juga sih }, saya kan bukan monster jadi gak perlu takut kali yeeee……

Dengan semua kerapihan dan kewangiannya, tapi tdk bilang terima kasih ke waiters pas ngasih kopi pointnya jadi minus satu. Dengan sepatu bagusnya dia ga nanya soal saya or ngajak saya ngobrol poitnnya langsung hancur !!!!. boleh tidak tertarik tapi kan bukan berarti jadi cuek, begitu ajaaaa sih . peace yoooooooo !!!. terlalu banyak topik yang dibicarakan secara umum mulai dari kenapa kopi di warung A lebih enak di warung B, kenapa bisa terjadi global warming, or bisa aja cerita kenapa begini dan begitu.

Contoh 2
Saya pernah blind date dengan seseorang . sebutlah namanya si A. bener-bener blind date, karena saya cuman tau umurnya plus no. hp orang ini. Begitu ketemu dia gak nyalamin saya, kita masuk ke satu coffee shop, then order. Sebelum ketemu dia minta ijin saya pake celana pendek, tentulah saya mengijinkan secara saya juga bukan fashion police kali yeeee. Setelah duduk di sofa, saya mulai meratiin orang ini. Sandalnya baru tapi cuman sandal jepit [ dia lalu cerita kalo sandalnya putus di parkiran, dan baru beli sandal jepit baru di food mart hahaha }, saya ketawa aja, tapi oklah. Then dia merokok, kebetulan saya bukan perokok, tapi dia minta ijin ke saya, saya senang , dia respect ke saya tentunya. Selanjutnya obrolan mengalir begitu saja , soal buta warna karena dia gak bisa bedain warna celananya, soal foto, soal travelling, soal pekerjaannya yang asing, soal tetek bengek lainnya yang selama ini bahkan tidak pernah saya bisa bayangkan bisa saya obrolin. So………..begitu menyenangkan bertemu dalam keadaan sangat casual.sampai detik ini dia masih tetap sahabat saya, sahabat banget !!.

Contoh 3
Seorang temen baru, ketemu yang kedua kali { kalo tidak salah }. Ketemu pertama saya lupa seperti apa orang ini, tp kalo tidak salah dia pake celana pendek. Dimata saya orang ini pastilah identik dengan celana pendek. So….pas kita mau ketemu lagi dan dia bertanya “ gpp kan saya pake celana pendek ketemu kamu, soalnya celana panjangnya udah di packing “. Saya terpingkal2 pengen ketawa. Apa saya segitu seriusnya sehingga pria-pria ini selalu mengajukan pertanyaan yang sama.

Dan lalu saya bertemu kembali dengannya, tidak ada yang asing, saya malah merasa begitu rilex dengan dandannya yang tidak rapi, kami bisa tertawa, saya bahkan bisa meringis menangis karena curhat tentang banyak hal gak penting. Dan yang saya tau…..perlakuan respect terhadap seorang gadis tidak ditunjukkan dengan fashion yang dia pakai, dari cara dia mengantar ke parkiran, menunggu saya berlalu, menahan pintu ketika kami memasuki coffee shop or bioskop, and say thanks ke waiters more than enough dibanding seorang pria berpakaian perlente yang ketika menyatakan cinta kesaya sekaligus memukul saya !!!.

Contoh 4
Lama2 saya jadi curhat colongan deh. Temennya nyokap ngenalin saya dgn seorang mas-mas. Dari foto sih orangnya menarik. Saya sampai bingung mesti pake baju apa ketemu orang ini, secara dia teramat sangat rapi dan mapan { berdasarkan cerita si tante }. Ketemu pertama dia rapi jali, wangi yang menyenangkan sehingga membuat saya gatal ingin segera mengendus-endus mas-mas wangi ini. Selanjutnya setelah beberapa kali kencan nan romantis, saya baru tau kalo dia gay hahaha…..

Contoh 5
Ini juga pengalaman saya waktu masih muda dulu. Mas ini cakep, tinggi banget, wangi, bajunya bagus, jam tangan bagus pokoknya semua bagus-bagus. Menyenangkan sekali berpacaran dgn mas ini, sampai akhirnya saya baru tau kalo dia tega-teganya punya bisnis haram hahahaha…….

So……..menurut saya , karena baru dapat info dari seorang temen pria, yang mengatakan kalau di kencan pertama si cowok memakai pakaian rapi itu berarti dia respect ke si cewek, ahhh saya rasa kalau definisi rapi itu berarti pake kemeja / polo shirt, sepatu mengkilat, rambut licin, celana panjang dgn garis setrika yang tidak patah-patah koq saya malah enggan ya……….lebih baik dia pake bermuda or cargo pendek, t’shir putih oblong , kuku bersih dgn rambut rapi dan wangi after shave tetapi bisa membawa saya ke dalam sebuah percakapan yang tidak bisa dihentikan, menawarkan utk mengambilkan sedotan, menahan pintu ketika kami masuk ke dalam suatu ruangan atau bersikap manis dgn orang-orang di sekitar , ituuuuuuuuu jauh lebih membuat saya merasa sangat dihargai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s