cuaca jelek = Jangan Traveling



Cuaca Jelek = Jangan Traveling

Judul di atas hanya berlaku untuk orang-orang penakut hehehe, dan salah satunya adalah saya. 3 tahun belakangan ini saya memang semangkin parah Aviophobianya. Mendung dikit aja kalo terbang sendirian saya bisa ketar ketir atau balik arah membatalkan penerbangan hehehe. gara-gara ini sampai nyokap sering marah-marah kalau saya beli-beli ticket untuk liburan jauh-jauh hari, soalnya ini sudah terbukti dengan saya membatalkan beberapa ticket hanya karena mendung gelap dan hujan.

Ini beberapa penerbangan tahun 2010 yang saya cancel hanya karena mendung parah hehehehe. Selebihnya walo saya ketakutan setengah mati tapi karena terbangnya di temenin atau rame-rame dengan temen saya bisa sedikit mengatasi rasa takut dengan ketawa-tawa dan melakukan kegiatan-kegiatan agak asik di atas sana seperti menggosip.

Lombok – Surabaya
Awal tahun setelah bertahun baru di Lombok, saya punya jadwal kembali ke Surabaya sore hari dengan Lion Air. 1 hari sebelum berangkat saya parno karena harus berangkat sendirian dan cuaca lumayan jelek. Berhari-hari saya lihat TV pemberitaan mengenai larangan berlayar * berlayar dengan terbang padahal beda hahaha *. Dengan sedikit sedih saya akhirnya membeli tiket baru dan berangkat ke Surabaya pagi-pagi dengan pesawat pertama dan memaksa adik saya pulang bareng lewat Surabaya, padahal dia seharusnya direct dari Mataram ke Jakarta.

Surabaya – Lombok Juni 2010
Tiket sudah saya beli sekitar 3 bulan sebelum berangkat dengan pesawat Merpati. Beberapa hari menjelang keberangkatan Merpati secara tragis terbelah di Papua dan cuaca pada saat itu memang sedikit tidak menguntungkan alias hujan- hujan dan mendung gelap. Karena long weekend dan semua temen saya pergi, saya putuskan untuk ikut orang tua saya ke Bandung dengan Garuda walau acaranya cuman ngintilin ddy reuni SMA hehehe. lucunya sewaktu pulang dari Lombok semua temen saya bercerita happy banget, saya sih gak nyesel karena belakangan saya baru tau selama perjalanan mereka cukup spot jantung karena pesawat bergetar-getar seolah-olah akan terbelah. Kalo saya ada didalamnya mungkin sudah pingsan hahahaha.

Medan – Kuala Lumpur Oktober 2010
Nahh kalau yang ini sih sebenarnya karena salah beli ticket adek saya hehehe. jadi pas saya dimedan dia salah memesankan ticket, sebenarnya sih walo salah ticket saya tetap bisa berangkat koq, hanya masalahnya di hari yang seharusnya saya berangkat langit gelap dimedan. Penerbangan ke KL dari Medan seharusnya hanya 45 menit, dengan jahatnya saya cancel penerbangan saya dan minta adek saya gantiin ticket untuk tanggal yang baru hehehe.

Surabaya – Jakarta November 2010
Terbang dengan Mandala sebenarnya termasuk yang saya tidak terlalu khawatirkan. Tetapi di Nov dengan segala keparnoan karena 1 minggu sebelum terbang hujan petir dan badai di Surabaya gak berhenti-berhenti, saya putuskan untuk tidak berangkat dan hanya stay di rumah. Ini sedikit miris karena saya harus sendirian di Surabaya sementara temen-temen saya bersenang-senang di Jakarta.

Nah….zaman kayak sekarang ini pasti sulit menentukan cuaca bagus atau tidak. Bisa aja pagi hari cerah ceria ehhhh beberapa jam kemudian sudah mendung gelap dan angin kencang. It always happen. Saya berkali-kali merasakan kejadian seperti ini. Sewaktu di Vietnam kita merubah paket tour dari satu hari menjadi 2 hari dengan harapan bisa memotret sunset dan sunrise, apalagi sewaktu berangkat saya sudah yakin sekali cuaca bagus. Sepanjang pagi sampai sore matahari bersinar garang dan langit berwarna biru cerah, ehhhhhh menjelang sunset sambil berlayar dan minum-minum di dek kapal awan gelap slonong boy nutupin matahari dan membatalkan sunset yang saya tunggu-tunggu, gak cuman itu malam harinya badai kencang membuat kapal harus di pindahkan dari awal mula kita bersandar. Besok pagi masih belon puas hujan mengguyur hingga siang hari, alhasil saya hanya berdiam diri di restoran kapal sambil menatap sedih langit yang kelabu dengan hujan.

Yah…syukurnya sih saya belon ehhh jangan sampai deh ngerasain cuaca yang sangat jelek atau ekstrem sampai-sampai gak bisa pulang ya. Tapi ngerasain yang sekarang aja saya kadang-kadang udah jantungan hahaha. So far sih saya gak ngerasa sedih kalo udah sampai di tempat tiba-tiba hujan atau mendung sehingga foto-foto saya tanpa langit biru karena saya pikir masih bisa pake payung dan jas hujan untuk jalan-jalan, tapi kalau pas mau terbang dan cuaca tiba-tiba gak bersahabat emmmm saya mending tidur di rumah aja deh hahhahaha.





One comment

  1. When I first saw this title cuaca jelek = Jangan Traveling | Nonikhairani on google I just whent and bookmark it. Hello there! Do you use Twitter? I’d like to follow you if that would be okay. I’m definitely enjoying your blog and look forward to new posts.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s