Kota Seribu Satu Malam { Ampel Pedestrian }


Kota Seribu Satu Malam { Ampel Pedestrian }

Bangun kesiangan, kelupaan bawa pashima utk kerudung, gak tau arah jalan ke ampel, jemput tony malelak sampai tenggorokan kering karena saya , ellen, dini berteriak-teriak kayak orang gila di depan kos si tonce. Orangnya kayak kebo, gak bangun-bangun. Untung ada Dian Birahi yang siap sedia nemenin ke ampel { tks for your guide ya darl }.

Selama ini saya tidak pernah tertarik dengan wisata religi. Nyambangin makam-makam wali songo juga tidak pernah terbersit di kepala. Bukannya kenapa-napa, saya bingung harus berdoa apa soalnya . Gara-gara buku wisata 99 tempat wisata di jawa madura, jadilah kita berempat ke tempat yang ternyata cantik ini .


KULINER

Ke ampel tanpa mencoba kulinernya adalah big no…no…., singkirkan rasa geli bau kambing ,karena rata-rata makanan disini disajikan dalam bentuk kambing-kambingan. Mulai dari nasi briani dgn daging kambing, kambing oven yang so…yummy,nasi kebuli, sop kambing, sate kambing, roti maryam kare / gule kambing, pokoknya segala macam kambing ada disini.



Ada banyak depot yang menyediakan masakan khas arab di ampel. Warung pojokan warna biru yang katanya enak banget tetapi belum buka pagi hari , depot yaser disebelah hotel kemajuan, depot mutlik disebelah hotel mesir, masuk gang dikit, kita sih kemaren nyoba makan di depot yaser, yang didepannya ada baleho segala macam stasiun tv hihi.

Makanan khas arab memang terkenal dengan bumbu-bumbu yang kuat, warna yang menarik dan kaya rasa. Kambing ovennya juga lembut sekali dan sama sekali tidak berbau . roti maryam dan gule kare-nya kata dini dan ellen bener-bener LIZAT…..


Ada banyak makanan khas lainnya lagi seperti samosa dll, so….you have to try-lah…

shopping

Ini juga merupakan daya tarik di ampel. Tau gak saya bahkan sudah berkali-kali ngajak seorang temen ke ampel hanya untuk belanja scarf hehe. Bagitu memasuki daerah ampel kita seperti diseret ke dunia lain. Bangunan-bangunan bekas colonial belanda masih berdiri kokoh diantara adalah hotel Kemajoen, rumah sakit, beberapa gedung yang masih berfungsi dengan baik. Di lorong-lorong jalan akan kita temui rumah-rumah dengan warna krem, putih dan kecoklatan dengan anak-anak berwajah arab.

Kenapa saya merasa terlempar kedunia lain ?. ok mari saya jelaskan….

01. terlalu banyak manusia berwajah sangat ganteng yang sangat arab hahaha. Oya kalo datang kesini gak perlu dandan juga rasanya, karena semua perempuan disini udah cakep-cakep.

02. saya terbiasa dengan wangi dupa, tetapi masuk ke daerah ampel, wangi rempah-rempah menguar sangat keras di udara. Sungguh berbeda .

03. suara ngaji, azan rasanya akrab sekali. Ellen sempat bertanya ke saya waktu azan, kamu gak shalat aja sekalian non hihi. Dan fyi katanya nih setelah kita nyekar di makam sunan ampel, dan dilanjutkan dgn shalat di mesjid atau musholla di daerah ampel, insya Allah akan gampang jodoh. Entah bener atau gak tapi saya dan dian gak berani mencobanya .

04. banyak dagangan yang gak biasa disini. Entah karena kita keseringan masuk mall dan bukan pasar traditional, rasanya yang dijual disini demikian menariknya. Mulai dari minyak samin, jinten hitam, minyak zaitun sampai penumbuh kumis.



05. bangunan-bangunan kuno yan
g merupakan kegemaran saya juga masih berdiri kokoh disini. Masyarakat sekitar jg asik sekali. Berwajah tampan dengan kopiah ke mesjid, hmmmmm pemandangan yang mengasyikkan bukan ??

SUNAN AMPEL

Sunan Ampel adalah anak tertua dari Maulana Malik Ibrahim. Dia lahir di campa pada 1401 masehi, dilahirkan dengan nama Raden Rahmat . nama Ampel sendiri diidentikkan dengan tempat tinggalnya di wilayah ampel atau ampel denta .

Sunan Ampel menikah dengan putri seorang adipati di TUban. Dari perkawinannya dia dikaruniai beberapa Putra dan putri, yang terkenal adalah Sunan Bonang dan SUnan Drajat.



Didaerah ampel , tempat tinggalnya yang merupakan hadiah dari raja majapahit, dia membangun pondok pesantren . mula2 hanya untuk warga sekitar tempat tinggalnya ,

KIDDO……* kicep-kicep *

Tadi sudah saya katakana ya, kalo begitu nyampe di ampel,mata kita cukup terpuaskan dengan pemandangan-pemandangan bagus, tak terkucuali anak-anak kecil disini, yang ternyata sangat banci kamera. Awalnya sih malu-malu tapi setelah 1 orang dijepret beramai-ramai mereka mengelilingi saya minta difoto. Wajahnya tentu saja cantik sekali dengan mata bundar besar, bulu mata lentik, hidung bangir , pipi memerah dan rambut keriting-keriting lucu…….



Duhhhhhhh adek koq bisa cakep gini……* kicep-kicep *

Waktu Terbaik Ke AMPEL


Waktu terbaik untuk datang ke ampel menurut saya adalah pagi hari, pada saat matahari belum terlalu panas, karena sebagian toko yang terletak di lorong menuju ke mesjid itu tertutup , sehingga panas terasa begitu menyengat. Atau pada saat malam hari ketika lampu-lampu di toko kecil mulai menyala, lalu denyut kota semangkin terasa, hilir mudik pria dan wanita yang menuju ke masjid atau berbelanja. Pria arab tua yang menawarkan minyak wangi aneka rupa, lalu kotak-kotak dagangan penumbuh kumis dan rambut memenuhi gerobak-gerobak dagangan mereka.

Jangan lupa juga untuk mencicipi masakan-masakan khas arab. Samosa, roti pukis yang bentuknya seperti roti tertawa dalam bentuk yang besar, berbagai macam makanan madura { saya baru ngeh…banyak orang madura dgn wajah campuran } dan tentu saja STMJ yang kata si Dian birahi bisa bikin kita gak tidur 3 hari 3 malam hahaha * lebay*.

Buatlah kaki anda bahagia dengan berjalan-jalan di lorong-lorong perkampungan ini. Tegur sapa sesekali akan terdengar dari warga yang menghabiskan hari sambil duduk-duduk malas didepan rumah, atau anak-anak yang tertawa nyaring sambil berlari-lari


Melangkahkan kaki di sekitar ampel akan membuat kita merasa sedikit bernostalgia. Entah apa , tapi saya merasa betapa indahnya tempat ini pada zaman sutan Demak pastinya. Rumah-rumah khas arab juga merupakan daya tarik tersendiri. Biasanya di tiap rumah memiliki ukiran-ukiran. Coba cek aja .

Travelista

Ellen


Ask Ellen untuk tempat-tempat terbaik, dia akan sangat fasih menuturkan tempat-tempat itu, walo kemampuan dia untuk membaca peta 11-12 dengan dia, tapi soal kenekatan dia masih lebih jawara. Masih ngotot pengen bisa berenang tapi gak mau latihan , maunya diving tapi takut nyemplung ke air .

Dini, Rambu Piras….

Perempuan berpenampilan exsotis ini seharusnya bisa membiaya semua perjalanan-perjalanan kami dengan kemampuannya yang multi talented. My best model ever haha.

Kemanapun pergi dia selalu bisa membawa aura menyenangkan. Suaranya yang sempat membuat pening driver kami di toraja tapi cukup membantu untuk memanggil pelayan restoran atau menggertak orang yang kurang ajar atau malahan membantu menghilangkan kebosanan k
etika cd / radio di mobil rusak selama trip berjam-jam . to be honest suara dini bagus koq, walo tetap kita sering caci2 haha.

Dian…


Satu lagi temen ellen yang dijadikan temen kita beramai-ramai. Pertama kali kenal dian sewaktu saya trip ke lumajang bertiga dengan Ellen. Di perjlanan untuk urusan check in, cari travel atau apapun yang berhubungan dgn bertanya ke pria, ask Dian aja hahaha.

Perempuan yang berprofesi sebagai guru sd di sebuah sekolah international ini cukup tahan banting berkat latihan kung fu yang dilakukan setiap sore.


XOXO
Nonie


Leave a comment