ini sebenarnya tulisan yang bersambung dari blog sebelumnya.
beberapa minggu lalu , ketita bertelp2 dgn ayah saya,dia mengabarkan beberapa
keluarga deket, tetangga saya di medan yang meninggal. waktu itu saya sedikit panik, gimana kalo orang tua atau adek saya yang pergi. saya pasti mau mati aja 
meninggal, adalah proses alami, semua orangnpun akan mengalaminya kan ?. jadi seharusnya gak perlu ketakutan kata ayah saya . anggap aja seperti menikah atau lahiran. tapi tetap jauh di dalam hati saya yang paling dalam ( tsahhhhhhhhh ) saya khawatir. gimana kalo mereka pergi, apa yang akan terjadi dgn saya. apa yang mesti saya buat tanpa mereka dsb…
sampai ketika pembicaraan ini dilanjutkan dgn seorang temen dan dia berkata ” jika kamu pergi, aku pasti akan sangat kehilangan NOn…..sangat “
tersadar , kalo sayapun akan pergi. pulang ke rumah yang abadi suatu hari nanti. dan betapa mengerikan ketika menyadari terlalu banyak yang belum saya lakukan untuk menjadi lebih baik. masih membuka2 aurat * gak juga sadar segera pake jilbab dan menutup diri *, masih lupa shalat atau dengan sengaja melambat-lambatkan waktunya shalat, masih suka menggosip gak penting, masih suka melakukan banyak hal2 gak bener . duh………koq udah mulai berasa panas neraka ya hikssssss
terkadang saya sering mengkesampingkan hal2 seperti itu. mengecilkan arti shalat * astafirulloh * , cuek dengan pakaian yang saya gunakan, padahal itu dosa melulu hiks, masih aja bergunjing, masih aja munafik , masih aja ini itu……* aku takuttttttttt *
* berjanji…mulai harus mengingat surga itu menyenangkan daripada neraka *