Biasanya tiap kali saya pengen makan makanan Jepang pasti deh perginya gak jauh-jauh dari sushi tei, hachi-hachi atau hokben 😜, kemaren setelah pulang dari pramitha cek darah ortu angkat saya menculik desy dan Herfi ke depot tong tong ini.
Depotnya kecil, berdiri di ruko dengan bangunan 2 lantai. Di dindingnya ada beberapa foto makanan yang dilaminating, lukisan-lukisan kecil yang tidak terlalu menarik, meja dan kursinya juga standard. Pelayannya yang cewek memakai batik dan rok mini👍. Waktu saya datang ada beberapa pelanggan yang salah satunya adalah pemuda jepang guanteng dengan kulit kecoklatan hapus mimisan.
Buku menunya hehe bluwek banget, asli tampilan depot. Ddy (bokap) kayaknya ngeh saya agak-agak underestimated jadi dari awal dia ngomong ini resto jepang lawas di Surabaya. Sebelon sushi2 itu ada resto ini udah berdiri, pokoknya makan aja. Saya sih manut manut aja secara lapar. Oya di depan pintu masuk ada beberapa majalah tapi tulisan kanji trus dapurnya di bawah jadi bisa ngintip mereka masak.
Yasud untuk amannya saya pesan nasi goreng kepiting super pedas, tempura, chicken katsu don dan apa lagi yaa saya lupa 👎.
Waktu makanan datang kita mulai nyamil yang kriuk-kriuk semacam cumi goreng yang uenak banget, dagingnya empuk, bumbunya berasa dan gak amis. Chefnya atau ownernya jepang gaek dengan kemeja putih panjang bertuliskan kanji senyum seneng waktu kita ketawa2 seneng setelah mencicipi makanannya.
Tempura yahud, chicken udon nasinya empuk, supnya uenak, dagingnya empuk dengan rasa yang pas. Pantesan saya lihat banyak jepang-jepang turun dari lantai 2 untuk lunch di sini, ternyata rasanya boljug. Saya minum ocha hangat, rasanya tawar tapi lebih seger sih.
Harga dari depot ini berkisar antara Rp 30 ribu – Rp 50 ribuan. Pokoknya kalo mau nyobain makanan jepang di surabaya, depot Tong Tong ini layak diperhitungkan.
Depot tong – tong
Jl. Hr Muhammad, satu kompleks dengan apartemen Matahari




kapan nih gank jompo kesini?
Waktu laperrrrrr
ayo segera wujudkan…