Ada Apa Dgn PRia??


Ada apa dengan Pria ???

Rasanya saya sedikit bingung atau malah bingung banget dengan pria-pria yang ada di sekitar saya . semua mengaku jatuh cinta tetapi tidak ada yang sanggup berkomitment. Semua menyatakan nyaman dan tidak ingin jauh dari saya tapi tidak satupun yang berani bersumpah setia dengan saya.

Ada apa dengan pria ??

Apa karena populasi mereka lebih banyak dari wanita sehingga saat ini mereka jauh lebih “ jual mahal “ ??. ada beberapa pria yang menawarkan hubungan sinting ke saya. punya anak tanpa menikah atau menikah siri then saya dan si anak dibiayai layaknya sebuah keluarga. Rasanya kalo hubungan seperti itu yang banyak ditawarkan pria-pria zaman skr kenapa saya harus menikah ??? kenapa saya tidak menjadi pasangan lines aja dan mengadopsi anak, toh banyak sekali anak kecil di bumi indonesia ini yang terlantar ??

Soal perhatian, ahhaaaa pria-pria itu jago sekali memanjakan saya. mulai fine dinning sampai belanja belanji . saya mengeluh sakit kepala mereka juga siap sedia mengantar ke dokter, mengurus ini itu, ban mobil gembos mrk akan datang dgn tukang ban hihi tapi ya gitu deh…..rasanya mengajak utk berkomitment secara serius jauhhhhh sekali ada di dalam bayangan mereka.

Lebih tepatnya lagi bukan tidak mau berkomitment ada jutaan alasaan yang muncul ketika persoalan itu diangkat ke permukaan. Mulai dari budaya yang berbeda, dewa yang berbeda untuk disembah atau malahan umur yang berbeda sehingga tidak memungkinkan untuk bersama.

Begitu banyak alasan untuk tidak bersama-sama dalam sebuah ikatan tetapi mereka begitu protective. Cemburu buta, ketakutan saya akan menjalin cinta dengan yang lain, berusaha membuatkan sarang cinta yang akhirnya malah membuat saya tidak dapat pergi kemanapun kecuali dengan orang-orang yang dipercayai.

Cintakah itu namanya jika teralalu banyak air mata yang dikeluarkan ?

Cintakah itu namanya jika untuk bersamapun rasanya teralalu mustahil ?

Cintakah itu namanya jika mengambil sikappun ketakutan layaknya pengecut ?

Cintakah itu namanya jika lebih baik menyimpan saya untuk dirinya sendiri, dan membuat saya tidak bisa bertemu dengan yang lain ???

Cintakah itu namanya jika selalu ingin bersentuhan tetapi ogah untuk berjanji ?

Jadi kalau sekarang saya takut…..

Bukan karena saya pengecut

Tapi saya takut , takut jatuh cinta lagi….

{ abis dengerin curhatan temen yang nangis tersedu-sedu, hei..sayangku kamu tidak sendiri, ada aku ok }.

Leave a comment