Ini cerita tgl 10 June 2010, menjelang 11 june 2010. after dinner dan setelah kita putus. Saya pengen nangis tapi gak bisa, saya pengen dipeluk tapi gengsi dan cuman dia satu-satunya orang yang bisa saya peluk saat itu, saya pengen bilang saya sedih dan kesakitan tapi saya bahkan tidak sanggup menatapnya. Jadi saya putuskan untuk berjalan-jalan. Kalau saja keadaan normal, sudah pasti saya tidak akan mau keluar tengah malam .
Saya berhenti di circle k di daerah dong khoi. Untung mereka buka 24 jam. Setelah belanja yogurt dan air mineral saya keluar toko diikuti seorang anak laki-laki yang berteriak memanggil saya.
“ hi…why you look so sad ?? are you ok ?”. saya memandang anak laki-laki yang menggunakan baju kemeja putih dan celana pendek bercorak dgn pipi chubby.
“ yeah I’m ok…why ?”
“ no….you;re crying” menatap saya dengan pandangan khawatir dan mendesak. Tanpa sadar saya bercerita panjang lebar tentang luke. He dump me . dan saya menangis di trotoar jalan bersandar di taxi mailin berwarna putih sambil di tonton anak laki-laki 11 tahun yang mengusap air mata saya dengan jari-jari gendutnya.
Serius…kalo keadaan normal saya akan tertawa sampai terguling-guling mungkin. Ini cuman bisa terjadi di sinetron, film korea atau film-film drama tapi it happen to me, di ho chi min city. Tengah malam dan saya sedang tidak mengharapkan peri gendut putih turun ke bumi.
Lalu seperti 2 orang sahabat kami berdua ngobrol di pinggir jalan. Dia bilang kalo dia sudah melihat saya sejak sore hari sewaktu menggeret-geret koper menuju hotel, dia lihat saya berpegangan tangan ketika menyebrang dengan luke, dia melihat saya tertawa ketika bersama luke tapi dia tau laki-laki yang bersama saya itu tidak sedang jatuh cinta lagi dengan saya. jadi dia bilang seharusnya saya senang karena kami putus dan tidak perlu berpura-pura lagi. harusnya saya tidak sedih karena mungkin luke meninggalkan saya untuk perempuan lain. Dia bilang luke pasti suka cewek lain hahaha. Darah saya berasa naik hingga ke ubun-ubun. Setelah itu tiba-tiba temen-temennya berkerumunan di dekat saya yang masih menangis mendengar dia menganalisa kelakuan luke. Haduhhhh…….kenapa ini bukan film aja ya, pasti bagus deh hasilnya
.
Anyway utk Cope dau Tay……thanks for your huge hug
and thanks for everything terutama untuk mencarikan tissue karena air mata saya semangkin kencang hehe. Kamu satu-satunya kenangan manis saya untuk Vietnam, semoga kartu pos kamu laku ya supaya gak tiap hari kamu kelayapan sampe tengah malam. Kalo kamu umurnya udah 30 saat ini pasti saya ajak pacaran deh
.